Pulangkan Li/Liu, Ganda Putra Jepang Cetak Sejarah di Ranking Dunia BWF

Minggu, 25 Agustus 2019 12:05 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© BWF — Badminton World Federation
Pasangan bulutangkkis Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi ciptakan sejarah di ranking dunia BWF. Copyright: © BWF — Badminton World Federation
Pasangan bulutangkkis Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi ciptakan sejarah di ranking dunia BWF.

INDOSPORT.COM - Pasangan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi sukses menciptakan sejarah di ranking dunia BWF setelah menyingkirkan wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen di babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis pada Sabtu (25/08/19) dinihari.

Semifinalis Indonesia Open 2019 tersebut berhasil mengalahkan juara dunia 2018 tersebut hanya dalam pertandingan straight games dengan skor akhir 21-19, 21-13.

Dilansir dari akun Twitter, @BadmintonTalk, berkat keberhasilan mereka tersebut, Hoki/Kobayashi akan menapaki ranking dunia tertinggi di sepanjang karier mereka sekaligus menegaskan dominasi Jepang di 10 besar ranking dunia.

Per Selasa (27/08/19) mendatang, Hoki/Kobayashi bakal menempati ranking 9 dunia BWF yang merupakan ranking tertinggi selama mereka dipasangkan, dimana untuk saat ini mereka menempati ranking 13 dunia dengan 54.376 poin.

Dengan merangsaknya pasangan Hoki/Kobayashi ke rangking 10 besar dunia, maka secara otomatis terdapat 3 pasangan Jepang di ada di Top 10.

Pasangan itu tak lain tak bukan adalah Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (ranking 4), Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (ranking 5 dunia) dan bersama dengan pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Takuro Hoki/Yugo Kobayashi sendiri akan berhadapan dengan pasangan ganda putra Indonesia yang saat ini menempati ranking 2 dunia, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di partai final Kejuaraan Dunia Bulutangkis.

IDS Emoticon Suka
Suka
8%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
8%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
46%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
38%