In-depth

Menerka Tunggal Putra Indonesia yang Bakal Ikut SEA Games 2019

Selasa, 3 September 2019 15:44 WIB
Editor: Coro Mountana
© INDOSPORT
Jonatan Christie dan Anthony Ginting. Copyright: © INDOSPORT
Jonatan Christie dan Anthony Ginting.

INDOSPORT.COM – Jelang SEA Games 2019 di Filipina, siapa atlet bulutangkis yang bakal memperkuat tunggal putra Indonesia?

Tak terasa SEA Games 2019 Filipina sebentar lagi akan segera dimulai pada 30 November dan baru akan berakhir pada 11 Desember mendatang. Sejumlah cabang olahraga pun sedang serius mempersiapkan diri jelang SEA Games 2019 nanti.

Tak terkecuali cabang bulutangkis tepatnya nomor tunggal putra yang selama ini menjadi ‘tempat’ basah’ bagi Indonesia. Tempat basah di sini maksudnya adalah sektor di mana Indonesia biasanya mampu mendulang medali emas.

Lantas di ajang SEA Games 2019 nanti, siapa saja tunggal putra yang bakal mewakili tunggal putra Indonesia. Perlu diketahui kalau SEA Games biasanya diperuntukan untuk atlet bulutangkis yang lebih junior.

Sehingga tak jarang atlet bulutangkis andalan Indonesia biasanya akan dikirim tidak ke SEA Games melainkan ke ajang yang lebih bergengsi. Setelah melihat kalendar BWF, tampak hanya ada Syed Modi International Badminton Championships 2019.

Turnamen dengan level super 300 itu dianggap setingkat dengan Korea Masters 2019 dan Chinese Taipei 2019. Tentu keputusan ada di PBSI selaku federasi bulutangkis Indonesia, apakah akan tetap mengirimkan kekuatan utama.

Atau, memilih untuk mengirimkan pebulutangkis andalannya untuk ajang Syed Modi International Badminton Championships 2019. Andaikan pihak PBSI menganggap SEA Games lebih penting, maka siapakah tunggal putra Indonesia yang akan diturunkan?

Merujuk pada ranking BWF yang baru dirilis pada 27 Agustus lalu, maka kita akan mendapati 4 atlet tunggal putra terbaik Indonesia.

Sekadar info, bahwa akan dipilih 4 atlet untuk tunggal putra, tapi yang menjadi utama dan akan bermain hanya 2, sedangkan sisanya akan menjadi pelapis.

Dari peringkat teratas jelas ada Jonathan Christie yang saat ini menempati ranking 4 dunia sekaligus terbaik di Indonesia. Penampilan konsisten Jonatan Christie di turnamen sebelumnya dapat menjadi jaminan mutu kalau ia bisa membawa medali emas.

Terlebih di SEA Games 2017 lalu, Jonatan Christie berhasil membawa pulang emas bagi Indonesia di nomor tunggal putra. Bukan tidak mungkin jika diturunkan, Jonatan Christie bisa mengulang capaian suksesnya seperti edisi lalu.

Kedua ada Anthony Sinisuka Ginting yang saat ini berperingkat kesembilan dunia. Gaya main yang ulet dan gesit membuat Anthony Sinisuka Ginting kerap merepotkan lawannya meski secara peringkat, dirinya masih kalah dari Jonatan Christie.

© VCG/VCG via Getty Images)
Jonatan Christie berhasil mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di Final Australia Open 2019. Copyright: VCG/VCG via Getty Images)Jonatan Christie berhasil mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di Final Australia Open 2019.

Lalu di bawah Ginting, ada Tommy Sugiarto yang saat ini berperingkat 18 dunia. Namun ada kemungkinan dirinya tidak akan dipanggil untuk SEA Games karena usia yang sudah tak muda lagi, sedangkan ajang ini biasanya diperuntukan untuk anak muda.

Untuk itu, nama Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik menjadi favorit untuk melengkapi formasi 4 pemain di tunggal putra SEA Games 2019.

Shesar yang berperingkat 34 dan Firman Abdul Kholik (43) diprediksi dapat menjadi pelengkap formasi 4 tunggal putra di SEA Games 2019 yang tepat.

Dengan status Jonatan Christie dan Anthony Ginting yang berada di ranking 10 besar dunia, seharusnya mereka akan menjadi pemain utamanya. Sedangkan Shesar dan Firman mungkin harus bersabar menjadi pelapis terlebih dulu.