INDOSPORT.COM - Menerka wakil tunggal putri Indonesia di ajang SEA Games 2019 Filipina pada 30 November hingga 11 Desember mendatang, siapa yang bakal tampil?
Dalam pesta olahraga multi event tersebesar di Asia Tenggara tersebut, Indonesia memang sangat berharap dari cabor bulutangkis untuk meraih medali emas.
Apalagi dalam 21 kali penampilannya sejak pertama kali ikut SEA Games tahun 1977 silam, bulutangkis Indonesia tak pernah berhenti meraih medali emas, bahkan tim Indonesia jadi peraih medali emas kategori bulutangkis terbanyak sepanjang sejarah dengan total 59 medali.
Angka tersebut tiga kali lipatnya dengan perolehan medali emas milik Malaysia. Negiri Jiran yang kini menempati peringkat kedua peraih medali emas badminton SEA Games tersebut cuma mengoleksi 15 medali sepanjang keikutsertaannya.
Tak heran jika di SEA Games 2019 nanti bulutangkis kembali menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali emas, dan berikut INDOSPORT.COM coba mengulas dan menerka wakil tunggal putri Tanah Air yang mungkin tampil di SEA Games 2019.
Sebagai informasi, ajang SEA Games biasanya diperuntukan untuk atlet bulutangkis yang lebih junior. Sehingga tak jarang atlet bulutangkis andalan Indonesia lebih diutamakan tampil di ajang lebih bergengsi ketimbang SEA Games.
Selain itu PBSI juga hanya akan memilih 4 atlet untuk kategori perorangan, tapi yang menjadi pemain utama dan akan bermain hanya 2, sedangkan sisanya akan menjadi pelapis dan turun di nomor grup.
Jika berkaca pada hasil SEA Games dua tahun lalu, tampaknya PBSI harus menurunkan tunggal putri terbaiknya demi kembali meraih emas di nomor perorangan.
Terakhir kali tunggal putri Indonesia meraih medali emas SEA Games terjadi pada tahun 2013, di mana saat itu Bellaetrix Manuputty berhasil mengalahkan tunggal putri Thailand Busanan Ongbumrungpan di partai final.
Dengan menilik prestasi yang tak cukup mentereng di sektor tunggal putri, maka peringkat empat teratas di rangking BWF tampaknya akan menjadi andalan dan diturunkan PBSI di ajang SEA Games kali ini.
Menilik dari data ranking BWF terbaru empat teratas tunggal putri Indonesia ditempai oleh Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Ruselli Hartawan, serta Lyanny Alessandra Mainaky.
Dari keempat nama tersebut, Gregoria Mariska Tunjung hampir pasti kembali menjadi tumpuan Indonesia. Apalagi pebulutangkis berusia 20 tahun tersebut berhasil meraih medali perunggu di SEA Games dua tahun lalu.
Berbekal pengalaman tersebut, Gregoria Mariska Tunjung diharapkan mampu meraih hasil lebih maksimal di SEA Games kali ini dan sukses merebut emas masih sulit didapatkan oleh tunggal putri.
Selain Gregoria Mariska, pebulutangkis muda lain yakni Fitriani pun kemungkinan bakal kembali terpilih mewakili Indonesia di ajang dua tahunan ini.
Terlebih pebulutangkis kelahiran Garut ini baru saja meraih medali emas di kejuaraan Thailand Masters Super 300 bulan Januari lalu, di mana di partai final ia sukses mengalahkan pebulutangkis tuan rumah Busanan Ongbamrungphan dengan skor 21-12 dan 21-14.
Sebagai catatan, Busanan Ongbamrungphan merupakan peraih medali emas SEA Games tahun 2015 serta saat ini menduduki peringkat 19 dunia atau peringkat ketiga terbaik dari tunggal putri Thailand.
Duet Gregoria Mariska dan Fitriani yang lebih berpengalaman kemungkinan akan menjadi pilihan utama PBSI di SEA Games 2019, namun dua tunggal putri lain yakni Ruselli Hartawan, serta Lyanny Alessandra Mainaky tetap akan dibawa ke Filipina sebagai tunggal putri cadangan dan melengkapi kategori grup.