Luar Biasa, 3 Ganda Putra Indonesia Ciptakan Sejarah Baru di Turnamen Bergengsi BWF

Sabtu, 21 September 2019 10:16 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Isman Fadil
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Termasuk Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, tiga ganda putra Indonesia cetak rekor baru di turnamen BWF. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Termasuk Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, tiga ganda putra Indonesia cetak rekor baru di turnamen BWF.

INDOSPORT.COM - Tiga pasangan ganda putra Indonesia memastikan diri melaju ke babak semifinal China Open 2019. Namun siapa sangka jika keberhasilan tersebut menciptakan sejarah baru di gelaran BWF World Tour Super 1000.

Sekadar informasi, tiga pasang ganda putra Indonesia yang berhasil melaju ke babak semifinal yaitu pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan pasangan Fajar Alfian/M.Rian Ardianto.

Dan rupa-rupanya keberhasilan tiga pasang ganda putra tersebut mencapai babak semifinal menjadi sejarah baru untuk Indonesia, karena untuk pertama kalinya di turnamen Super Series Premier/Super 750+ terdapat tiga ganda putra Indonesia di babak semifinal seperti penuturan dari akun Twitter @BadmintonTalk.

Tak hanya itu, keberhasilan tiga ganda putra Indonesia tersebut juga menjadi yang kedua kalinya terdapat tiga ganda putra dari negara yang sama yang bermain di turnamen Super Series Premier atau Super 750+, di mana sebelumnya sudah lebih dulu dilakukan oleh wakil Korea Selatan di gelaran Korea Open 2012.

Selanjutnya, ketiga pasang ganda putra tersebut akan bertarung di semifinal China Open 2019, Sabtu (21/9/19), di mana dua dari tiga wakil Indonesia akan menjalani laga yang bertajuk 'perang saudara'. Kevin Sanjaya/Marcus Gideon akan menghadapi Fajar Alfian/M.Rian Ardianto, sedangkan Ahsan/Hendra akan berjuang melawan wakil tuan rumah, Li Junhui/Liu Yuchen.

IDS Emoticon Suka
Suka
33%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
5%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
2%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
28%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
5%
IDS Emoticon Takut
Takut
2%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
7%
IDS Emoticon Marah
Marah
19%