3 Faktor Fajar/Rian Bisa Bekuk Li/Liu di Semifinal Korea Open 2019

Sabtu, 28 September 2019 07:16 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Humas PBSI
Fajar dan Rian, pebulu tangkis ganda putra Indonesia. Copyright: © Humas PBSI
Fajar dan Rian, pebulu tangkis ganda putra Indonesia.

INDOSPORT.COM - Siang hari nanti, pencinta bulu tangkis sejati Tanah Air akan disuguhkan dengan laga semifinal Korea Open 2019 dari salah satu ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan Li Junhui/Liu Yuchen dari China.

Keduanya bakal dipertemukan kurang lebih sekitar pukul 11:00 WIB nanti. Menghadapi Li/Liu bisa dikatakan Fajar/Rian memang kurang diunggulkan. Hal itu berkaca dari head to head atau rekor pertemuan kedua pasangan ganda putra ini Li/Liu unggul telak.

Dari enam pertandingan yang telah dilakoni, Fajar/Rian baru mengantongi dua kemenangan yang artinya empat sisanya dimenangi oeh Li/Liu.

Meski demikian, rekor pertemuan tersebut bukan menjadi masalah besar, karena pastinya Fajar/Rian telah mengalami perkembangan yang terbilang pesat.

Apalagi, pertemuan terakhir dengan wakil asal China itu juga terjadi pada Japan Open 2018 atau tepatnya pada September tahun lalu.

Tak hanya itu, ada tiga faktor kuat lainnya di mana Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bisa mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen pada pertandingan semifinal Korea Open 2019 nanti. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya:

Harapan Indonesia

© badmintonindonesia.org
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jelang semifinal China Open 2019 BWF World Tour Super 1000. Copyright: badmintonindonesia.orgFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jelang semifinal China Open 2019 BWF World Tour Super 1000.

Selain nomor ganda campuran Tanah Air, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas, harapan Indonesia lainnya jelas jatuh kepada Fajar/Rian.

Bahkan, bisa dibilang mereka sedikit lebih diunggulkan untuk bisa melaju ke final bahkan menjadi juara di kompetisi ini.

Menjadi harapan negara jelas ada rasa kebanggaan tersendiri dan juga tanggung jawab yang besar, yaitu kemenangan yang didapat bukan hanya menambah prestasi pribadi saja, tetapi juga semakin menguatkan pernyataan jika olahraga bulu tangkis Indonesia benar-benar tak dapat dipandang remeh.

Motivasi dari Kevin/Marcus

© INDOSPORT
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan berhadapan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di semifinal China Open 2019 BWF World Tour Super 1000 Copyright: INDOSPORTFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan berhadapan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Ya, Fajar/Rian pastinya mendapat dukungan dan motivasi dari seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali dari kompatriotnya, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Motivasi tak langsung yang diberikan oleh Kevin/Marcus kepada Fajar/Rian adalah pada pertandingan perempatfinal kemarin, di mana Fajar/Rian mampu meraih kemenangan.

Mengalahkan Kevin/Marcus yang merupakan ranking satu di dunia nomor ganda putra jelas suatu kebanggaan dan motivasi tersendiri yang bisa dipegang oleh Fajar/Rian guna menjadi modal berharga untuk menghadapi Li/Liu.

Namun tetap kemenangan tersebut hanya patut dijadikan motivasi saja dan tidak bisa dijadikan patokan, mereka tetap harus bisa bermain konsisten dan punya tekad tinggi agar bisa melaju ke final dan menjadi juara di Korea Open 2019.

Demi Lambungkan Nama

© Humas PP PBSI
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak pertama Indonesia Open 2019. Copyright: Humas PP PBSIFajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, pebulu tangkis dari Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, mungkin pencinta bulu tangkis Indonesia lebih sering mendengar nama pasangan ganda putra, Kevin/Marcus dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang keluar sebagai pemenang atau unggulan.

Sementara Fajar/Rian masih belum bisa bersaing dengan keduanya jika dilihat dari prestasi. Kendati demikian, Fajar/Rian kini berpeluang besar untuk melambungkan nama mereka di dunia bulutangkis.

Menjadi juara di Korea Open 2019 jelas bisa menjadi modal berharga untuk mereka agar bisa meraih sejumlah gelar lainnya di dunia bulu tangkis.

Tak hanya itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian juga pastinya bisa membuat sektor ganda putra Indonesia semakin mengerikan.