Komentator Asing Sebut Hal Ini yang Menjadi Kelebihan Anthony Ginting

Minggu, 22 Desember 2019 20:03 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Shi Tang/Getty Images
Komentator asing menyebut kalau hal ini bisa menjadi senjata Anthony Sinisuka Ginting untuk mengalahkan seluruh lawannya. Copyright: © Shi Tang/Getty Images
Komentator asing menyebut kalau hal ini bisa menjadi senjata Anthony Sinisuka Ginting untuk mengalahkan seluruh lawannya.

INDOSPORT.COM - Komentator asing menyebut kalau hal ini bisa menjadi senjata Anthony Sinisuka Ginting untuk mengalahkan seluruh lawannya.

Berdasarkan video unggahan Instagram akun @ftosport, hal tersebut diungkapkan oleh komentator asing di partandingan fase grup BWF World Tour Finals 2019 saat berhadapan dengan Viktor Axelsen.

Ketika itu di gim pertama, Anthony Ginting berhasil unggul jauh dari Viktor Axelsen di menit-menit awal pertandingan gim pertama dan kala itu, komentator asing menyebut kalau ia seperti berada di atas angin.

"Anthony Ginting memang belum pernah jadi Juara Dunia, tetapi jika ia mulai nyaman dengan permainannya, semua lawan bisa ia kalahkan," ujar komentator tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by BADMINTON FOR FUN (@ftosports) on

Di pertandingan melawan Vikto Axelsen, Anthony Ginting diketahui berhasil menang dengan mudah setelah pemain Denmark tersebut memutuskan mundur lantaran menderita cedera di kakinya.

Hal tersebut pun kemudian membuat Anthony Ginting menjadi juara grup dan kembali bertemu dengan Chen Long di semifinal BWF World Tour Finals 2019 dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Sayang, di partai final melawan Kento Momota, Anthony Ginting bermasalah dengan kaki dan staminanya hingga membuat dirinya terpaksa harus mengakui keunggulan wakil Jepang tersebut dan harus puas menjadi runner-up.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
20%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
40%
IDS Emoticon Marah
Marah
40%