Dicampakkan China, Pebulutangkis Ini Raih Gelar India Open dengan Negara Barunya

Rabu, 25 Maret 2020 10:21 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© REUTERS/Regis Duvignau
Usai memilih berpaling dari China lantaran sakit hati, siapa sangka kalau eks pebulutangkis tunggal putri Pi Hongyan sukses menjuarai India Open 2009? Copyright: © REUTERS/Regis Duvignau
Usai memilih berpaling dari China lantaran sakit hati, siapa sangka kalau eks pebulutangkis tunggal putri Pi Hongyan sukses menjuarai India Open 2009?

INDOSPORT.COM -  Usai memilih berpaling dari Timnas Bulutangkis China lantaran sakit hati, siapa sangka kalau eks pebulutangkis tunggal putri Pi Hongyan sukses menjuarai India Open bersama negara barunya?

Sakit hati, ya itulah yang menjadi awal dimulainya karier Pi Hongyan sebagai seorang pebulutangkis di tanah Prancis. Namun siapa sangka jika itu yang mengantarkannya sebagai seorang juara di gelaran India Open.

Pi Hongyan merupakan salah satu pebulutangkis tunggal putri berbakat yang pernah dimiliki Prancis. Lahir di Chongqing, China pada 25 Januari 1979, Pi Hongyan melejit sebagai salah satu atlet berbakat di Negeri Tirai Bambu.

Namun siapa sangka, jika postur tubuhnya yang hanya 164 cm dinilai tak layak berpestasi oleh tim Negeri Tirai Bambu yang akhirnya membuat Pi memutuskan pindah ke Eropa dan membela negara Prancis.

Dilansir dari situs bulutangkis.com, Pi yang bercita-cita menjadi pebulutangkis top dunia, memutuskan pergi Eropa walaupun tidak bisa berbahasa Inggris.

Setahun di Denmark, ia lalu pindah ke Prancis dan di kota Mode tersebut ia langsung menjadi bagian dari klub bulutangkis Greve, Burdens dan langsung menyabet tiga gelar juara di Jerman, Swiss dan Protugal.

Salah satu gelar juara yang pernah diraihnya selama memberi Prancis tak lain tak bukan adalah India Open 2009, dimana ia mengalahkan wakil Malaysia,Julia Pei Xian, dalam pertandingan rubber game dengan skor 17-21, 21-15, 21-14 untuk menyabet gelar juara.

Dan Pi Hongyan kini sudah berusia kepala empat dan sudah memutuskan mundur dari dunia tepok bulu sejak tahun 2012. Namun apa yang diberikannya untuk Prancis akan selalu terkenang.

IDS Emoticon Suka
Suka
4%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
4%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
4%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
37%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
8%
IDS Emoticon Takut
Takut
4%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
2%
IDS Emoticon Marah
Marah
37%