Penundaan Olimpiade 2020 Bawa Berkah untuk Ganda dan Tunggal Putra Bulutangkis Indonesia

Selasa, 31 Maret 2020 16:42 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© badmintonindonesia.org
Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 disebut Sekretaris Jendral PP PBSI, Achmad Budiharto berdampak positif dengan persiapan atlet bulutangkis Indonesia. Copyright: © badmintonindonesia.org
Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 disebut Sekretaris Jendral PP PBSI, Achmad Budiharto berdampak positif dengan persiapan atlet bulutangkis Indonesia.

INDOSPORT.COM - Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 disebut Sekretaris Jendral PP PBSI, Achmad Budiharto berdampak positif dengan persiapan atlet bulutangkis Indonesia.

Olimpiade Tokyo 2020 yang semula dijadwalkan pada 4 Juli - 9 Agustus 2020 dimundurkan ke 23 Juli - 8 Agustus 2021 seperti yang diumumkan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Meskipun dengan penundaan tersebut, waktu yang digunakan untuk persiapan akan jauh lebih panjang, namun Achmad Budiharto tetap mencoba memandang positif penundaan tersebut.

Setidaknya dengan penundaan Olimpiade Tokyo 2020, para pelatih PBSI masih memiliki banyak waktu untuk kembali memoles performa para pemain bulutangkis Indonesia dan melakukan evaluasi dari kekurangan yang ada.

Sebagai contoh, di Kejuaraan All England 2020, pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon harus takluk di partai final dari pasangan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam pertandingan rubber game yang membuat gelar tersebut harus direbut pasangan Jepang.

Sama halnya dengan pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang juga takluk dari pasangan kuat Jepang tersebut. Demikian halnya dengan tunggal putra, di mana Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie harus terhenti di babak awal All England 2020.

"Ini kan force majeur yang tidak bisa dihindari, jadi tidak ada untung dan rugi. Positifnya, kami bisa mempersiapkan diri lebih baik menuju olimpiade tahun depan," katanya.

"Misalnya kalau dilihat dari hasil terakhir di All England 2020, pemain andalan di ganda putra masih ada kesulitan, dan kami sebetulnya berharap banyak dari sektor tunggal putra, namun kedua sektor ini masih belum bisa memenuhi harapan," ujar Budiharto dikutip dari laman resmi PBSI.

Sementara itu, para atlet bulutangkis masih harus bersabar karena kompetisi bulutangkis internasional masih harus diliburkan karena pandemi virus Corona.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
100%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%