Kisah Indra Wijaya dan Tong Sin Fu, Aset Bulutangkis yang Dibuang Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2020 16:41 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© BAM
Beginilah kisah dari Indra Wijaya dan Tong Sin Fu, aset bulutangkis membanggakan yang sekali lagi harus ditelantarkan Indonesia. Copyright: © BAM
Beginilah kisah dari Indra Wijaya dan Tong Sin Fu, aset bulutangkis membanggakan yang sekali lagi harus ditelantarkan Indonesia.

INDOSPORT.COM - Beginilah kisah dari Indra Wijaya dan Tong Sin Fu, aset bulutangkis membanggakan yang sekali lagi harus ditelantarkan Indonesia.

Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) pada Minggu (17/05/20) lalu mengumumkan secara resmi pengangkatan Indra Wijaya sebagai Kepala pelatih tunggal putri Malaysia.

Resmi melatih tunggal putri Malaysia, Indra Wijaya menyebut peran dari Tong Sin Fu-lah yang membuat dirinya bisa menjadi pelatih seperti saat ini.

Tong Sin Fu sendiri merupakan eks pelatih bulutangkis Indonesia yang terpaksa terbuang karena tidak kunjung mendapat Surat Kewarganegaraan dari pemerintah Tanah Air.

Tong Sin Fu yang menika dengan wanita dari China akhirnya memutuskan untuk kembali ke Negeri Tirai Bambu pada Juni 1998 dan saat itu ia diantarkan oleh mantan anak asuhnya seperti Alan Budi Kusuma, Candra Wijaya, Hariyanto Arbi, Hendrawan dan tentu saja tanpa kecuali Indra Wijaya.

Indra Wijaya sendiri merupakan salah satu aset bulutangkis Indonesia yang tidak diakui secara hakiki hingga akhirnya pada tahun 2000, ia memutuskan angkat kaki dari Bumi Pertiwi untuk membela Singapura.

“Saya meninggalkan Indonesia pada tahun 2000 dan bermain untuk Singapura selama empat tahun. Kemudian, saya membantu kakak saya Candra di akademinya di Jakarta selama dua tahun. Saya menjadi pelatih penuh waktu setelah itu," ujar Indra Wijaya dikutip dari media The Star.

Dituturkan oleh Indra Wijaya bahwa ia telah belajar banyak dari Tong Sin Fu dan sekarang, ia sudah sangat tidak sabar memulai kariernya bersama tunggal putri Malaysia.

“Saya bersama Korea Selatan untuk sementara waktu sebelum saya bergabung dengan Malaysia. Di Korea Selatan, saya harus mengakui bahwa saya menghabiskan lebih banyak waktu dengan tunggal putri ketimbang putri," lanjutnya.

"Jadi, menangani tunggal putri di Malaysia akan menjadi tantangan baru bagi saya, tetapi yang saya tak sabar menunggu," pungkasnya.

Jika tidak ada aral melintang, Indra Wijaya akan memulai sepak terjangnya bersama tim tunggal putri Malaysia pada awal Juni mendatang.

IDS Emoticon Suka
Suka
25%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
13%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
13%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%