Media China: Denmark harus Buktikan Diri untuk Goyahkan Dominasi Asia

Minggu, 11 Oktober 2020 07:21 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Robertus Pudyanto/Getty Images
Media China, Aiyuke, berujar Denmark perlu bukti untuk menjadi salah satu kandidat kuat yang akan menggoyahkan dominasi bulutangkis negara benua Asia. Copyright: © Robertus Pudyanto/Getty Images
Media China, Aiyuke, berujar Denmark perlu bukti untuk menjadi salah satu kandidat kuat yang akan menggoyahkan dominasi bulutangkis negara benua Asia.

INDOSPORT.COM - Media China, Aiyuke, berujar untuk bisa menyebut bahwa Denmark menjadi salah satu kandidat kuat yang akan menggoyahkan dominasi negara-negara dari benua Asia, harus ada pembuktian yang dilakukan.

Menyoroti apa yang dipaparkan oleh media asal Jerman, Badzine, yang menyebut Denmark menjadi salah satu negara dari benua Eropa yang berhasil muncul ke permukaan di tengah dominasi tak terbantahkan benua Asia, media China menyebut kalau negeranya Viktor Axelsen masih prlu membuktikan diri.

Memang, tidak dapat dipungkiri di tengah dominasi negara-negara Asia di cabang olahraga bulutangkis, Denmark muncul sebagai salah satu kekuatan baru Eropa yang layak diperhitungkan.

Dimana salah satunya muncul namanama pemain Denmark yang berhasil memenangkan medali emas Olimpiade, dan turnamen-turnamen Open lainnya, meskipun media China menyebut bahwa kekuatan yang mereka miliki tidak merata dan hanya sporadis.

Tidak ada kekuatan yang abadi seperti apa yang selama ini dipertontonkan oleh negara-negara Asia pada cabang olahraga bulutangkis.

Dimana secara kontinyu berhasil mempertahankan prestasi dan jarang tergoyahkan alias musim-musiman. Bisa dilihat, kebanyakan turnamen Open saat ini, pemenangnya didominiasi oleh pemain Asia.

Media China juga menyebut bahwa setelah tahun 2000-an, Denmark seperti kehilangan senjata-senjata andalannya setelah pemain-pemain andalan seperti Morten Frost, Poul - Erik Hoyer Larssen dan pemain hebat Denmark lainnya memutuskan mundur dari dunia bulutangkis.

Menurut media China salah satu cara saat ini yang bisa dilakukan oleh negara Denmark yaitu dengan membuktikan diri di kompetisi Denmark Open yang akan bergulir pada 13 - 18 Oktober di Odense.

Bagi media China, ini adalah kesempatan emas bagi Denmark untuk kembali membangun dinasti dan meningkatkan daya saing mereka atas negara-negara lain di benua Asia.

Apalagi di kompetisi Denmark Open 2020 hanya diikuti segelintir pemain Asia setelah pemain-pemain dari negara adidaya seperti Indonesia, China hingga Korea Selatan tidak memutuskan mengirim wakilnya karena masih khawatir pandemi Corona.

Dengan tidak adanya kekuatan dari pemain-pemain Asia, maka media China berujar bahwa Denmark harus bisa menjadi juara umum di kompetisi Denmark Open 2020 sekaligus membuktikan diri bahwa memang mereka layak menjaadi ancaman untuk benua Asia.

Kompetisi Denmark Open 2020 akan menjadi turnamen pertama sekaligus penanda kembalinya kompetisi bulutangkis yang sudah vakum selama 7 bulan lamanya akibat virus corona, usai All England pada pertengahan Maret lalu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%