Sudah Segel 8 Besar, Ganda Putri Jepang Mengaku Bereksperimen Lawan Greysia/Apriyani

Selasa, 27 Juli 2021 12:16 WIB
Penulis: M. Ramadhan | Editor: Yosef Bayu Anangga
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota mengaku melakukan eksperimen saat menjamu Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo. Hasilnya, mereka justru takluk. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota mengaku melakukan eksperimen saat menjamu Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo. Hasilnya, mereka justru takluk.

INDOSPORT.COM - Ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota mengaku melakukan eksperimen saat menjamu Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo. Hasilnya, mereka justru takluk 22-24, 21-13, dan 8-21.

Berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza, Senin (26/07/21), pertarungan di fase grup bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 sudah berjalan dengan cukup sengit sejak awal. Rally panjang terus terjadi dan kejar mengejar poin juga tidak terhindarkan. Namun, Greysia/Apri berhasil mengunci gim pertama.

Memasuki kedua gim kedua, Fukushima/Hirota berhasil tampil dominan dan merebut gim kedua dengan. Di gim penentuan, Greysia/Apriyani nampak di atas angin hingga akhirnya meraih kemenangan telak 21-8.

"Tempat perempat final kami sudah dikonfirmasi, jadi kami ingin bereksperimen dengan melakukan rotasi,” ujar Sayaka Hirota pascalaga, seperti dilansir dari laman resmi BWF.

“Kami juga merasa terbangnya shuttlecock berbeda hari ini, jadi bagus kami bisa mengalaminya,” tambahnya.

Selain itu, Sayaka Hirota yang sejak awal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 menggunakan perban dan alat penyangga (knee brace), juga mengakui bahwa cedera tersebut memengaruhi permainannya.

"Gerakanku agak terbatas tapi Fukushima mencoba yang terbaik untuk melindungiku jadi kami baik-baik saja,” tutupnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
100%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%