Tunggal Putra Singapura Ungkap Alasan Ikut Viktor Axelsen Hijrah ke Dubai

Senin, 13 September 2021 15:30 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor: Prio Hari Kristanto
Tunggal putra Singapura Loh Kean Yew menerima ajakan Viktor Axelsen untuk berlatih bersama di Dubai, dengan sejumlah tunggal putra dari berbagai negara. Copyright: © Instagram@lohkeanyew
Tunggal putra Singapura Loh Kean Yew menerima ajakan Viktor Axelsen untuk berlatih bersama di Dubai, dengan sejumlah tunggal putra dari berbagai negara.

INDOSPORT.COM – Tunggal putra Singapura Loh Kean Yew menerima ajakan Viktor Axelsen untuk berlatih bersama di Dubai, dengan sejumlah tunggal putra dari berbagai negara.

Selain Loh dan Axelsen, ada pula Toby Penty dari Inggris, Brian Yang dari Kanada, Felix Burestedt dari Swedia, serta Lakshya Sen dari India.

Loh Kean Yew sendiri tak mau melewatkan kesempatan ini ketika diajak Axelsen. Keduanya sudah pernah berlatih bersama saat main di Liga Denmark.

“Dia chat saya dan bertanya apakah saya tertarik berlatih di kamp tempat sejumlah pemain dari berbagai negara saling membantu untuk lebih baik,” akunya kepada CNA.

Pemain 24 tahun ini pun tentu tak mau melewatkan kesempatan emas ini, untuk menjajal kemampuan juara Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

“Selalu menyenangkan punya kesempatan berlatih di luar negeri untuk melihat bagaimana pemain dari negara lain berlatih dan saling belajar, seperti gaya dan metode bermain yang berbeda. Ini adalah kesempatan yang bagus, jadi saya tak mau melewatkannya,” tambahnya.

“Apalagi dia adalah juara Olimpiade. Kapan lagi Anda bisa berlatih bersama juara Olimpiade?”

Loh menuturkan, di Dubai ia menjalani sesi latihan ganda enam hari seminggu, dua jam di pagi hari dan dua jam siang hari dari Minggu ke Jumat.

Peringkat 40 dunia ini juga membeberkan perbedaan teknik latihan di Singapura dan ala Denmark.

“(Gaya) latihan Asia dan Denmark berbeda. Di Singapura, kami berlatih 30 menit per drill per orangnya. Di sini bentuknya lebih ke latihan interval, satu setengah menit kemudian ganti, ganti, dan ganti. Sangat melelahkan dan fokus karena Anda cuma punya waktu satu setengah menit,” paparnya.