Evaluasi Rionny Mainaky Usai Piala Sudirman 2021: Marcus Semangat, Tapi...

Minggu, 3 Oktober 2021 13:31 WIB
Penulis: Martini | Editor: Isman Fadil
© PBSI
Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021. Copyright: © PBSI
Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021.

INDOSPORT.COM - Berikut adalah evaluasi dari Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, usai kegagalan Indonesia di babak perempatfinal Piala Sudirman 2021.

Indonesia takluk dari perlawanan Malaysia, pada babak perempat final Piala Sudirman 2021, Sabtu (02/10/21) dinihari WIB. Rionny Mainaky pun memberikan evaluasi kritis.

Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung bisa menjegal Kisona Selvaduray lewat rubber game, dan mencatatkan skor akhir sangat tipis, yakni 22-20, 18-21, 21-19.

Senada dengan hal itu, pasangan ganda putri andalan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga berhasil membekuk Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, skor akhir 22-20,17-21, 21-18.

"Gregoria sudah tampil habis-habisan dan bisa sumbang angka. Dia bisa mengatasi tekanan itu dan keluar dari tekanan untuk meraih angka," ungkap Rionny Mainaky.

"Greysia/Apriyani juga tampil dengan pengalaman yang mereka miliki. Meski sempat tersusul, mereka bisa mengelola ketegangan dengan lebih tenang untuk bisa meraih angka kemenangan," sebut Rionny.

Sayangnya, di sektor ganda putra, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya yang diharapkan bisa menyumbang poin, malah disingkirkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, skor 12-21, 15-21.

"Gideon sebenarnya sudah bersemangat tinggi. Sementara Kevin yang menunggu bola-bola yang disukai, justru tidak muncul. Akibatnya, strateginya tidak keluar semua, dan lawan pun sudah tahu antisipasinya."

Sementara di tunggal putra, bagi Rionny, Anthony Sinisuka Ginting sudah berusaha main sabar dan mengeluarkan performa terbaik. Namun, ia akhirnya takluk saat menghadapi Lee Zii Jia, skor 11-21, 16-21.

"Di game kedua, Ginting itu feelnya sudah dapat. Namun kembali strategi serangannya tidak tembus. Tentu akan kita evaluasi lagi lebih banyak lagi darinya," sebut Rionny.

Khususnya di ganda campuran, Rionny menyebut sewajarnya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bisa mengatasi Hoo Peng Ron/Cheah Yee See. Nyatanya, justru Praveen/Melati kalah, 19-21, 21-10, 16-21.

"Kalau di game ketiga permainan Praveen/Melati lebih berani, hasilnya kan akan lain. Mereka harus konsisten. Di game kedua, mereka bagus, kenapa di game ketiga malah hilang. Harus all out," tuntas Rionny.

Pada kesempatan tersebut, Rionny Mainaky mewakili PBSI mengucapkan terima kasih atas perjuangan para atlet, dan memohon maaf pada masyarakat karena belum bisa membawa pulang Piala Sudirman 2021.