In-depth

3 Alasan Masuk Akal Rehan/Lisa Bakal Ciptakan ‘Sad Ending’ buat Goh Liu Ying di Malaysia Open 2023

Rabu, 21 Desember 2022 17:45 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Prio Hari Kristanto
© PBSI
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati di French Open 2022. (Foto: PBSI) Copyright: © PBSI
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati di French Open 2022. (Foto: PBSI)
1. Rehan/Lisa Sedang di Top Perform

Dengan didepaknya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dari pelatnas awal tahun 2022, PBSI mengandalkan dua pasangan ganda campuran muda untuk mentas di panggung international BWF.

Salah satu andalan PBSI tahun ini adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati. Pasangan ini digadang-gadang layak jadi the next Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sang peraih medali emas Olimpiade Rio 2016.

Setelah menjadi finalis Orleans Masters 2022, Vietnam Open 2022, hingga lolos ke semifinal French Open Super 750, dan kini Rehan/Lisa menjuarai Hylo Open 2022.

Atlet badminton asal Indonesia itu menggapai gelar juara Hylo Open usai mengalahkan bintang badminton China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dengan skor 21-17, 21-15.

Ini merupakan gelar perdana mereka di tahun ini, sekaligus menjadi gelar Super 300 pertama mereka. Selain itu, Rehan/Lisa mencetak sejarah sebagai ganda campuran pertama dari Indonesia yang naik podium juara Hylo Open.

Konsistensi performa membuat Rehan/Lisa naik posisinya di ranking dunia BWF. Saat ini mereka menduduki peringkat 16 dunia, naik drastis dari posisi sebelumnya di awal tahun.

2. Goh Liu Ying Sudah Lama Tidak Bertanding

Kerap gonta-ganti pasangan membuat Goh Liu Ying banyak melewatkan turnamen internasional. Sepanjang tahun ini, dia hanya mengikuti 9 turnamen.

Goh memang bermain di beberapa ajang bergengsi seperti All England, Korea Open, Indonesia Masters, Malaysia Open hingga Malaysia Masters, namun gagal menorehkan hasil bagus.

Dari 13 pertandingan yang dia mainkan dari semua turnamen yang diikuti, Goh dan beberapa pasangannya menelan sembilan kekalahan dan hanya 4 kali menang.

Capaian paling jauh hanya sampai di babak perepat final di ajang Korea Open dan Vietnam Open. Untuk ajang terakhir, Goh yang berduet dengan Low Juan Sen dikalahkan pasangan Indonesia, Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela

Demikian halnya dengan Chan Peng Soon yang memainkan 14 turnamen dengan mencatat 13 kemenangan dari 25 pertandingan yang dia mainkan di ganda campuran.

Tentunya, penurunan performa ini mempelebar kesempatan Rehan/Lisa mengalahkan Chan/Goh. Dengan memadukan serangan dan defence seperti biasa, Rehan/Lisa jelas bakal jadi sorotan melawan mantan pasangan terbaik Malaysia tersebut.