Komentar BWF yang Akan Perbaiki Kesalahannya Jadi Sorotan Media Malaysia
INDOSPORT.COM – Media Malaysia turut soroti kometar terbuka Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) atas peristiwa Anthony Sinisuka Ginting yang 'dicurangi' wasit di babak final Hong Kong Open 2019.
Anthony Ginting gagal meraih gelar juara Hong Kong Open 2019 setelah dikalahkan unggulan tuan rumah, Lee Cheuk Yiu, dengan skor 21-16, 10-21, dan 20-22.
Pebulutangkis 23 tahun tersebut diketahui bermain dengan baik di gim pertama. Namun, perjuangan Anthony Ginting harus berakhir di game ketiga, terutama di poin 20-21. Pukulan yang ia lakukan dianggap fault oleh wasit asal Jerman, Joerg Hupertz yang memimpin jalannya pertandingan.
Hal tersebut membuat bulutangkis lovers Indonesia kesal lantas mengirim beragam komentar ke BWF. Aksi protes dari netizen Tanah Air tersebut pun mendapatkan respons dari BWF dan mengatakan bahwa otoritas tertinggi bulutangkis tersebut akan memperbaiki kesalahannya.
Tanggapan BWF tersebut pun menjadi sorotan bagi media asal Malaysia, Badmintonplanet, yang menjabarkan komitmen BWF untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.
Sebelumnya media asal Malaysia itu juga sempat menjabarkan secara terperinci dan menyesuaikan dengan peraturan BWF untuk peristiwa fault dan menjelaskan bahwa Anthony Ginting tak melakukan kesalahan.
Sekadar informasi, fault bisa terjadi ketika bola yang belum menyebrang dan masih berada di lapangan lawan dipukul lebih dulu dan pada saat memukul bola, raket, bagian tubuh atau baju pemain mengenai jaring atau tiang penyangganya.
Meskipun gagal menjadi juara Hong Kong Open 2019, namun Anthony Sinisuka Ginting mampu berlapang dada dan kini memutuskan untuk fokus mempersiapkan diri untuk BWF World Tour Finals pada Desember mendatang di Guangzhou, China.