x

Gelar di Denmark Open Terpaksa Melayang, Melati Daeva Sedih Tapi...

Jumat, 25 September 2020 10:33 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Arum Kusuma Dewi
Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti mengaku sedih karena terpaksa harus merelakan gelar di kompetisi Denmark Open.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Melati Daeva Oktavianti mengaku sedih karena terpaksa harus merelakan gelar di kompetisi Denmark Open karena batal berpartisipasi.

Dilansir dari situs olahraga djarumbadminton.com, tim bulutangkis Indonesia sebelumnya telah memutuskan dengan tegas bahwa mereka tidak akan pergi ke Denmark untuk mengikuti kompetisi seri Eropa, mulai dari Piala Thomas - Uber, Denmark Open dan Denmark Masters.

Baca Juga
Baca Juga

Keputusan tim bulutangkis Indonesia tidak pergi ke Denmark untuk itu artinya tidak akan ada pebulutangkis yang bermain di kompetisi bulutangkis internasional yang dilakukan di Benua Biru.

Di mana Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) diketahui memutuskan tetap menggelar Denmark Open meskipun telah menunda Piala Thomas - Uber dan membatalkan Denmark Masters.

Tidak adanya atlet Indonesia yang dikirimkan ke Denmark Open, itu artinya membuat pebulutangkis Melati Daeva bersama dengan pasangannya Praveen Jordan harus merelakan gelar Denmark Open yang tahun 2019 lalu sukses mereka raih.

Kendati harus gagal mempertahankan gelar Denmark Open, pebulutangkis Melati Daeva mengaku tetap mementingkan kesehatan walaupun sejatinya dirinya sedih karena tidak bisa ikut ambil bagian.

“Pastinya sedih sih. Tapi ya mau gimana lagi. Itu juga kan sudah diperhitungkan dan pastinya demi keselamatan semuanya. Karena untuk sekarang, kesehatan memang yang lebih penting,” ujar Melati Daeva Oktavianti.

Pebulutangkis Melati Daeva mengakui bahwa dirinya dengan Praveen Jordan telah melakkukan sejumlah persiapan sebelum Denmark Open digelar, di mana mereka mencoba memperbaiki catatan penampilan terakhir di kompetisi bulutangkis internal yang digelar PBSI, yakni Mola TV PBSI Home Tournament.

“Kami memang sudah persiapan. Persiapannya ya seperti biasa kalau mau pertandingan. Yang jelas semuanya kami persiapkan, lebih berat juga dari kemarin-kemarin," lanjutnya.

Baca Juga
Baca Juga

"Ada beberapa evaluasi juga dari Home Tournament kemarin. Tapi kalau saya pribadi lebih banyak melatih defend dan pukulan smash belakang. Sebetulnya kami sudah siap bertanding," pungkasnya.

Pada tahun 2019 lalu, pebulutangkis Melati Daeva bersama Praveen Jordan sukses meraih gelar usai menumbangkan pasangan China, Wang Yilyu/Huang Dongping dalam pertandingan rubber game dengan skor 21-18, 18-21, 21-19 untuk meraih gelar perdana mereka selama berpasangan.

Praveen JordanMelati Daeva OctaviantiDenmark Open Super Series PremierBulutangkisBerita OlahragaBerita SportBerita BulutangkisTim Bulutangkis Indonesia

Berita Terkini

Berita Terpopuler