Breaking News! Piala Sudirman 2021 Resmi Ditunda
INDOSPORT.COM – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengumumkan bahwa turnamen Piala Sudirman 2021 resmi ditunda. Hal ini terjadi seiring adanya perubahan sejumlah jadwal turnamen Series BWF yang jadi perhitungan poin Olimpiade.
Turnamen Piala Sudirman 2021 sedianya bakal digelar pada 23-30 Mei 2021 di Suzhou, China. Namun dalam rilis kalender turnamen BWF terbaru, per hari Senin (22/02/21), turnamen ini dinyatakan ditunda.
Adapun penundaan Piala Sudirman ini sudah bisa diprediksi setelah BWF menjadwal ulang Malaysia Open. Malaysia Open dan Singapore Open yang masuk dalam hitungan poin Olimpiade mengalaman pergeseraan jadwal.
Seperti diketahui, Malaysia Open dalam jadwal terbaru bakal diselenggarakan pada 25-30 Mei 2021 sedangkan Singapore Open digelar pada 1-6 Juni 2021.
Jadwal terbaru Malaysia Open ini menempati slot jadwal yang sebelumnya miliki Piala Sudirman, jadi secara otomaris turnamen grade 1 dengan sistem beregu itu harus ditunda sampai BWF memastikan tanggal terbaru.
Sebelumnya, BWF juga sudah melakukan penundaan pelaksanakan Piala Thomas dan Uber 2020. Turnamen ini bahkan sampai saat ini tidak tercantum pada kalender turnamen paruh pertama 2021.
Dalam pernyataannya, BWF menjelaskan bawha Piala Thomas dan Uber kemungkinan baru bisa digelar pada paruh tahun kedua di lokasi yang sama dengan Piala Sudirman.
Sementara, penyelenggaraan Piala Sudirman 2021 dengan jawal baru belum diumumkan BWF karena mereka masih harus bernegosiasi dengan Asosiasi Bulutangkis China dan Kota Shuzhou selaku tuan rumah.
1. Piala Sudirman Terakhir
Piala Sudirman sendiri terakhir kali digelar di Nanning, China pada 2019 lalu. Saat itu tuan rumah menjadi juara usai menaklukkan tim Jepang dengan skor 3-0 di babak final.
Sementara, tim Indonesia harus terhenti di babak semifinal usai takluk di tangan Jepang dengan skor 1-3.
Saat itu Indonesia unggul lebih dulu lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Namun, Jepang bangkit untuk membalik keadaan dengan merebut tiga poin lewat Kento Momota, Akane Yamaguchi, dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.