x

Sempat Berpisah, Hendra/Ahsan Usung Target Tinggi di Olimpiade 2020

Jumat, 2 Juli 2021 16:02 WIB
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Isman Fadil
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengungkapkan target mereka di Olimpiade Tokyo nanti. Hal tersebut disampikan keduanya dalam unggahan video di akun resmi Instagram BWF Official pada Kamis (01/07/21).

Ganda putra peringkat dua dunia ini mengaku tak ingin muluk muluk menyabet medali emas atau menjadi kampiun.

Hendra Setiawan mengakui jika faktor usia sedikit banyak mempengaruhi performa mereka.

Baca Juga
Baca Juga

Ia pun mematok target masuk semifinal saat melakoni ajang yang sedianya dihelat akhir bulan ini.

“Target  masuk semifinal setiap turnamen, itu sudah cukup sekali mengingat usai yang tidak muda lagi,” ujar Hendra Setawan.

“Mungkin tidak semua turnamen kita ikuti, dulu kita pernah mekoni 3 turnamen, dan pas turnamen ketiganya sedah lemas,” sambungnya.

Ganda putra peringkat dua dunia ini awalnya tak menyangka bisa kembali lolos ke arena Olimpiade. Setelah keduanya sempat berpisah menyusul hasil minor di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Hendra/Ahsan sempat 'bercerai'. Hendra berpasangan dengan pemain Malaysia, Tan Boon Heong, sedangkan Ahsan berduet dengan Rian Agung Saputro.

Namun keduanya memutuskan untuk berpasangan lagi dan kembali ke jajaran ganda putra top dunia.

Baca Juga
Baca Juga

"Sebetulnya kami tidak menyangka bisa main di Olimpiade lagi. Kami sempat berpisah, berpasangan lagi dan bisa ke top level, itu tidak mudah. Tapi alhamdulillah kami bisa," kata Ahsan.

"Persaingan di ganda putra Indonesia sangat ketat, ada Minions (Kevin/Marcus) dan Fajar (Alfian)/Rian (Ardianto), jadi kami punya tujuan ke Olimpiade, tapi kami fokus ke turnamen saja," imbuhnya.


1. Tanggapi Penundaan Olimpiade

Miraitowa, maskot Olimpiade Tokyo.

Lebih lanjut Hendra Setiawan memetik pelajaran positif dari ditundanya Olimpiade Tokyo selama setahun.

Hendra Setiawan mengakui jika Olimpiade Tokyo dipaksakan dihelat tahun lalu, akan ada dampak negatifnya.

Satu diantaranya soal kondisi fisik, Hendra menyebut dengan penudaan dirinya mampu mempersiapkan lebih matang.

Selain itu kasus covid-19 tahun lalu juga ditengarai  bakal membahayakan para atlet.

“Karena tidak ada pertandingan kita lebih santai dulu, baru Januari kemarin ada pertandingan jadi satu sampai bulan sebeleumnya kita sudah mulai persiapan,” kata Hendra Setiawan melalui akun Instagram @Bwf.offical

“Sekarang tokyo hampir pasti (digelar) jadi kita persiapan dulu, kalau saat itu tidak ditunda akan lebih berbahaya,”

“Kita harus terima, mau tidak mau untuk tetap jaga kondisi dan sekarang kita naikkan lagi fisiknya lagi,” terangnya.

Mohammad AhsanHendra SetiawanHendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Berita Terkini