x

Jadi Pahlawan Indonesia di Piala Thomas, Sikap Jonatan Christie Jadi Sorotan Media Eropa

Senin, 18 Oktober 2021 09:55 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
Suporter Indonesia melakukan selebrasi setelah Jonatan Christie menaklukan Li Shifeng

INDOSPORT.COM – Jonatan Christie menjadi penentu keberhasilan Indonesia menjuarai Piala  Thomas 2020. Sikapnya usai pertandingan menjadi sorotan media di Eropa.

Media bulutangkis Eropa, Badminton Europe, melalui akun Instagram-nya turut mewawancarai tunggal putra Jonatan Christie yang berperan besar memenangkan trofi Piala Thomas untuk Indonesia.

Baca Juga
Baca Juga

Diketahui, Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie tersebut, tampil di laga ketiga saat Indonesia sudah unggul 2-0 dari China di partai final kompetisi beregu, Minggu (17/10/21).

Dua poin tersebut disumbang oleh Anthony Ginting yang tampil di laga pembuka menang atas Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, 21-16. Kemudian

Kemudian ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumpas He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua gim langsung, 21-12 dan 21-19.

Sementara Jonatan Christie menyumbang poin kemenangan tim usai bermain ketat secara rubber set melawan Li Shi Feng dengan skor 21-14, 18-21, 21-14.  

Baca Juga
Baca Juga

Penampilan Jojo yang memukau sejak awal kompetisi telah menyita perhatian seluruh pihak. Dirinya pun dianggap pahlawan setelah jadi penentu kemenangan tim Merah Putih. 

Akan tetapi, Jojo tak mau dianggap sebagai satu-satunya pahlawan tim yang berhasil membawa pulang Piala Thomas setelah paceklik gelar selama 19 tahun.


1. Media Eropa Terkesan dengan Sikap Jonatan Christie

Jonatan christie tunggal putra Indonesia

Media Badminton Europe ikut terkesan dengan sikap membumi yang ditunjukkan Jonatan. Media ini juga pernyataan Jojo bahwa semua anggota tim adalah pahlawan.

“Saya nggak merasa jadi pahlawan, karena kita semua punya banyak pemain yang menjadi pahlawan. Ada juga anggota tim lainnya, tim terapis, dokter, terapi, pelatih, juga pahlawan,” kata Jonatan Christie.

“Kita hanya mencoba yang terbaik di lapangan dan yeah… seluruh tim Indonesia adalah pahlawan,” tandasnya.

Berkat kemenangan ini, Indonesia pun menahbiskan diri sebagai negara dengan gelar Piala Thomas terbanyak, yakni 14 trofi.

China yang menjadi runner-up pada edisi kali ini menyusul ditempat kedua dengan 10 trofi, lalu Malaysia dengan lima trofi, dan Denmark serta Jepang dengan masing-masing satu trofi.

Piala ThomasIndonesiachinaJonatan ChristieBulutangkisBerita BulutangkisPiala Thomas 2020

Berita Terkini

Berita Terpopuler