x

Profil Lakshya Sen: Sang Kuda Hitam All England, Anthony Ginting Pernah Jadi 'Korban'

Minggu, 20 Maret 2022 16:09 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Lakshya Sen, pebulutangkis India yang pernah menghancurkan Anthony Ginting dan kini juga naik daun jelang final All England 2022. Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images.

INDOSPORT.COM - Mengenal lebih dekat sosok Lakshya Sen, pebulutangkis muda India yang bakal menantang Viktor Axelsen di final All England, Minggu (20/03/22).

Seperti diketahui, turnamen bulutangkis All England 2022 sudah memasuki hari terakhir pertandingan sejak digelar pada 16 Maret lalu.

Baca Juga

Indonesia sendiri diketahui mengirim dua wakilnya di final ganda putra, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Selain Indonesia yang sudah memastikan satu tempat di podium juara, ada pula empat partai menarik lainnya di jadwal final All England 2022 hari ini.

Pebulutangkis putri Korea Selatan, An Se-young akan menantang wakil Jepang, Akane Yamaguchi, di nomor tunggal.

Baca Juga

Sementara itu, Jepang dan China bakal berhadapan di partai ganda putri dan campuran lewat Nami Matsuyama/Chiharu Shida vs Zhan Shu Xian/Zheng Yu, dilanjut Yuta Watanabe/Arisa Higashino vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Di partai pamungkas, bakal ada duel Viktor Axelsen melawan Lakshya Sen, calon bintang masa depan bulutangkis India.

Sepak terjang Lakshya Sen di All England 2022 ini bisa dibilang cukup mentereng, jika melihat rekor serta catatan perjalanannya menuju final tunggal putra.

Baca Juga

Ia bahkan berhasil menekuk juara tahun lalu, Lee Zii Jia, lewat drama tiga set 21-13, 12-21, dan 21-19 di pertandingan semifinal, Sabtu (19/03/22) kemarin.

Tidak ayal, nama Lakshya Sen pun jadi perbincangan di mana-mana. Apalagi ketika kini ia dihadapkan pada lawan berat lainnya yakni sang unggulan pertama, Viktor Axelsen.


1. Rekor Hebat dan Pernah Tumbangkan Anthony Ginting

Lakshya Sen, pebulutangkis India yang pernah menghancurkan Anthony Ginting dan kini juga naik daun jelang final All England 2022. Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images.

Menembus final All England 2022 bak berkah yang terus mengalir untuk Lakshya Sen sejak awal tahun ini bergulir.

Bagaimana tidak? Pebulutangkis asal Uttarakhand ini membuka 2022 dengan gelar India Open usai mengalahkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, pada pertengahan Januari lalu.

Baca Juga

Bukan hanya itu, ia juga mendepak tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, di 16 besar German Open dalam perjalanannya menuju partai puncak turnamen Super 300 tersebut.

Bertanding di Westenergie Sporthalle, Jerman, Jumat (11/03/22) dini hari WIB, ia memukul Anthony Ginting dengan skor 21-7, 21-9.

Langkah Lakshya Sen setelah itu pun cukup mulus hingga melaju ke final menghadapi pebulutangkis Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang sayangnya gagal ia taklukkan.

Baca Juga

Meski demikian, gelar juara India Open dan runner-up German Open rasa-rasanya sudah cukup membuat mantan peringkat satu dunia junior itu makin dikenal publik.

Tentu patut dinanti apakah ia bisa membuat kejutan saat mengadapi Viktor Axelsen di final tunggal putra All England hari ini.

Apalagi, ia juga membawa nama India di pundaknya sebagai pebulutangkis keempat dari negara ini yang berhasil menginjakkan kaki di final All England.

Baca Juga

Sebelumnya, sejarah mencatat ada tiga pebulutangkis India yang tampil di final All England sepanjang masa.

Mereka adalah Prakash Nath (1947), Prakash Padukone (1980 dan 1981), Pullela Gopichand (2001), dan Saina Nehwal (2015).


2. Banyak Prestasi, Bakat Turunan Keluarga

Lakshya Sen, pebulutangkis India yang pernah menghancurkan Anthony Ginting dan kini juga naik daun jelang final All England 2022. Foto: Robertus Pudyanto/Getty Images.

Walau saat ini tengah naik daun jelang final All England 2022 melawan Viktor Axelsen, pada dasarnya Lakshya Sen sudah mengukir banyak prestasi sejak lama.

Ia adalah pebulutangkis langganan juara di berbagai turnamen junior yang digelar di seluruh penjuru dunia.

Baca Juga

Mulai dari World Championships, Asian Junior Championships, sampai Olympic Youth Games sudah pernah ia cicipi saat usia remaja.

Kehebatan Lakshya Sen di lapangan bulutangkis pun tidak lepas dari gen bawaan keluarga yang juga berkecimpung di sektor olahraga ini.

Ia adalah putra salah satu tokoh pelatih yang dihormati di India, DK Sen, dan saudara laki-laki Chirag Sen, pebulutangkis yang juga tampil di turnamen-turnamen internasional.

Baca Juga

Memiliki darah bulutangkis yang mengalir dalam tubuhnya, kisah Lakshya Sen dan olahraga tepok bulu ini pun dimulai sejak anak-anak.

Awalnya, saat berusia 9 tahun, ia membujuk sang ayah untuk membawanya menonton kakaknya, Chirag, bertanding di Union Bank All-India Sub-Junior Ranking Badminton Tournament.

Setelah turnamen itulah, keluarga kecil ini bertemu legenda bulutangkis India, Vimal Kumar, yang kemudian memberi kesempatan Lakshya Sen mengikuti trial.

Baca Juga

Ia pun menimba ilmu di Prakash Padukone Badminton Academy, dan di tempat inilah aura bintangnya mulai ditempa di bawah pengamatan Vimal Kumar dan Prakash Padukone.

Dua legenda bulutangkis ini pun melihat ada yang spesial dari Lakshya Sen kecil, termasuk passion dan jiwa kompetitifnya yang sangat kuat. Ia bahkan bisa menangis di pojokan setiap habis kalah di pertandingan.

Akan tetapi, experience is the best teacher bagi pebulutangkis yang kini berusia 20 tahun tersebut. Terbukti, ia kini siap meneruskan jejak para seniornya seperti Prakash Padukone, Srikanth Kidambi, dan yang lainnya.

Anthony Sinisuka GintingIndiaAll EnglandViktor AxelsenAnthony GintingBulutangkisBerita BulutangkisLakshya SenAll England 2022

Berita Terkini