x

Tanpa Satu pun Wakil di Semifinal Indonesia Open 2022, PBSI Akui Gagal

Sabtu, 18 Juni 2022 19:55 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Indra Citra Sena
Rionny Mainaky, Kabid Bimpres PBSI

INDOSPORT.COM - Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI, Rionny Mainaky menilai performa tim Indonesia di ajang Indonesia Open 2022 dikatakan gagal, Sabtu (18/6/22).

Bukan tanpa alasan Rionny menilai penampilan tim Indonesia gagal di Indonesia Open 2022. Sebab, memang tidak ada satu wakil di semifinal.

Baca Juga

Seluruh wakil Indonesia tumbang di perempat final Indonesia Open 2022, mulai dari tunggal putra Anthony Ginting hingga ganda andalan, Fajar Alvian/Rian Ardianto.

"Untuk melihat hasil yang kemarin di (Indonesia) Masters ada final dan juara. Keseluruhannya sampai hari ini bisa dibilang kami gagal," cetus Rionnya Mainaky.

Rionny memang mau tak mau menerima hasil ini. Meski sejatinya dia merasa kecewa atas torehan tim Indonesia di Indonesia Open 2022.

Baca Juga

"Bukannya kecewa, tapi hasil kemarin itu (Indonesia Open 2022) harus kami terima. Kami tidak bisa mencari-cari alasan," tambah Rionny.

Namun, Rionny mendapat jawaban dari pelatih dan pemain di hasil ini dikarenakan faktor kelelahan. Ditambah cedera horor yang menimpa atlet ganda putra belia, Yeremia Rambitan.

Baca Juga

"Tapi dari pemain dan pelatih memang kelelahan. Seperti Fajar Alvian yang fokusnya agak tidak stabil dan membuat banyak kesalahan di akhir-akhir," jelas Rionny Mainaky.

"Apriyani Rahayu memang sejajar dengan Fajar. Mereka kelelahan. Di Indonesia Masters dan Indonesia Open juga istirahat mereka hanya 2-3 hari. Intinya kami evaluasi secara keseluruhan, bukannya dari stamina saja," pungkasnya.


1. Butet Sejajar Susy Susanti

Liliyana Natsir Diberi Penghargaan Hall of Fame oleh BWF

Legenda ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir, menerima penghargaan Hall of Fame dari badan bulutangkis dunia (BWF), Sabtu (18/6/22).

Penghargaan untuk Liliyana Natsir diberikan BWF di Istora Senayan, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi dan dedikasi selama berkarier menjadi atlet bulutangkis.

Baca Juga

Pemberian Hall of Fame ini pun diserahkan langsung oleh Anggota Dewan BWF, Bambang Roedyanto. Liliyana merupakan atlet Indonesia ke-10 yang masuk Hall of Fame dan perempuan kedua setelah Susy Susanti.

Menerima penghargaan ini, Liliyana mengaku memiliki arti besar. Sebab setidaknya membuktikan bahwa prestasinya diakui dunia internasional.

Baca Juga

"Makna Hall of Fame ini besar sekali bagi saya karena ini bukti bahwa saya tidak hanya diakui di Indonesia, tetapi juga di mata dunia,” kata Liliyana Natsir.

Baca Selengkapnya

PBSIIndonesia OpenFajar AlfianBulutangkisBerita BulutangkisRionny MainakyIndonesia Open 2022

Berita Terkini