x

Wawancara Rehan/Lisa Pasca French Open 2022: Kami Boleh Terpuruk, tapi Jangan Larut

Minggu, 30 Oktober 2022 08:30 WIB
Penulis: Martini | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati di French Open 2022. (Foto: PBSI)

INDOSPORT.COM - Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di semifinal French Open 2022, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati akhirnya menyusul kalah.

Menghadapi wakil Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Sabtu (29/10/22) malam, Rehan/Lisa takluk tiga game, skor 21-17, 13-21, 12-21.

Baca Juga

Berikut cuplikan wawancara Rehan/Lisa paska kekalahan di French Open 2022, disadur dari interview tim Humas dan Media PBSI.

Bagaimana jalannya pertandingan semifinal French Open 2022?

Rehan Naufal Kusharjanto:

"Sebenarnya kami tidak kalah dalam game kali ini jika saya tidak terlambat mengubah pola permainan. Saat lawan mengejar dan bisa berbalik unggul, kami harusnya tetap tenang."

Baca Juga

"Hari ini pemain cowoknya (Robin Tabeling) banyak cover pemain perempuannya, kami kehilangan fokus dan tampil terburu-buru."

"Sejak semalam saya sempat berpikir untuk bisa mengolah bola terlebih dulu dan tidak bermain terburu-buru, ternyata hal itu baru terpikir saat akhir pertandingan."

Baca Juga

Lisa Ayu Kusumawati:

"Di game pertama kami sudah benar, bermain dengan pola kami hingga bisa mengambil keunggulan. Saat game kedua ketika lawan mulai mengejar, kami mulai hilang fokus dan panik."

"Mulai dari saya dua kali bola keluar hingga pukulan Rehan keluar, hal itu membuat kami panik dan membuat kesalahan sendiri, sehingga lawan bisa mengejar ketertinggalan."


1. Senang Bisa ke Semifinal

Pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal/Lisa Ayu di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Foto: PBSI

Ini adalah semifinal pertama kalian di turnamen level Super 750, bagaimana perasaannya?

Rehan Naufal Kusharjanto:

"Saya senang bisa melangkah ke babak semifinal di Super 750. Ini jadi pembuktian juga untuk kami, di samping ada faktor keberuntungan juga saat Yuta/Arisa mengundurkan diri."

"Hal itu menjadi pacuan semangat kami, mulai dari laga pertama melawan pasangan Malaysia, kemudian menghadapi wakil Singapura, dan pasangan tuan rumah di perempatfinal."

Baca Juga

"Saya rasa kami sudah tahu pola permainan ketiga lawan kami, mulai babak pertama hingga delapan besar, sehingga hal itu menjadi keuntungan kami."

Lisa Ayu Kusumawati:

"Kami senang bisa melangkah ke babak semifinal Super 750, di sini kami sudah memberikan pembuktian bahwa ini permainan terbaik kami."

Baca Juga

Apakah kekalahan ini adalah beban karena kalian jadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal French Open 2022?

Rehan Naufal Kusharjanto:

"Beban ke semifinal sebagai wakil satu-satunya dari Indonesia tidak ada, ini menjadi semifinal kami di nomor tersebut."

"Kalah di semifinal boleh ada penyesalan, banyak pelajaran yang kami petik, seperti saat Coach Rionny di final All England juga pernah sempat unggul, lalu kalah, itu juga pernah terjadi."

Lisa Ayu Kusumawati:

"Menjadi satu-satunya wakil di semifinal Prancis Open 2022 tidak terlalu beban untuk kami. Menang kalah, kami sudah memberikan yang terbaik."

Baca Juga

Apa yang terjadi pada Lisa, sehingga sempat meminta perawatan medis?

Lisa Ayu Kusumawati:

"Saya sedikit mengalami nyeri di bagian bahu kanan di game kedua, jadi saya meminta bantuan medis."

"Selain itu, saya memanggil medis untuk menenangkan suasana, agar bisa berpikir sejenak, terlebih kami tengah dalam posisi tertinggal."


2. Evaluasi Pasca Tumbang

Pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal/Lisa Ayu di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Foto: PBSI

Apa evaluasi yang kalian dapatkan setelah gagal melaju ke final French Open 2022?

Rehan Naufal Kusharjanto:

"Evaluasi ke depannya, kami harus punya endurance lebih kuat lagi."

"Di sini kami menghadapi pertandingan ketat dan berakhir hingga larut malam, itu membuat badan saya terasa lelah, sehingga lain kali harus disiapkan lagi kondisi badan."

"Kami boleh terpuruk di sini, tapi tidak boleh terlarut dan harus mulai melupakan dengan menatap turnamen berikutnya dengan lebih fight lagi."

"Next turnamen di Jerman kami melawan pasangan Mark Lamsfuss/Isabel Lohau. Kami sempat kalah dua kali melawan mereka, kami harus lebih fokus lagi untuk menang melawan mereka."

Lisa Ayu Kusumawati:

"Kami mau belajar dari kesalahan.

"Setelah ini kami mau recovery terlebih dulu seusai menjalani pertandingan ketat di sini. Kami mau menjaga kesehatan dengan banyak minum vitamin dan makan teratur untuk menghadapi turnamen berikutnya."

In Depth SportsFrench OpenBulutangkisBerita BulutangkisRehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu KusumawatiFrench Open 2022

Berita Terkini