x

Syabda Perkasa Nyaris jadi Atlet Ganda Putra, Berharap Duet Bareng Liu Yuchen

Kamis, 29 Desember 2022 18:55 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena
Syabda Perkasa Belawa juara Malaysia International Series 2022. (Foto: PBSI)

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis Syabda Perkasa Belawa blak-blakan awalnya ingin menjadi atlet ganda putra, dan tertarik untuk berpartner dengan Liu Yuchen.

Padahal, sudah diketahui bersama jika Syabda Perkasa adalah atlet tunggal putra Indonesia, yang meraih berbagai prestasi di level nasional hingga ajang bergengsi dunia.

Syabda Perkasa Belawa mulai muncul ke permukaan sejak ia menjuarai turnamen bulutangkis Lithuanian International 2022, yang dihelat di Lithuania, bulan Juni lalu.

November lalu, Syabda Perkasa baru saja menjuarai turnamen Malaysia International Series 2022. Pemilik peringkat 164 dunia itu menaklukkan lawan asal China, Lei Lan Xi.

Selain prestasi di kancah individu, Syabda Perkasa Belawa juga menjadi bagian dari tim beregu putra di Piala Thomas 2022.

Baca Juga

Memang, Indonesia gagal mempertahankan Piala Thomas dan hanya mentok meraih medali perak, namun itu adalah sebuah pencapaian yang bagus bagi Syabda.

Namun, di balik seluruh pencapaian itu, Syabda Perkasa nyatanya tidak bercita-cita menjadi pebulutangkis tunggal putra. Ia pun blak-blakan ingin terjun ke ganda putra.

Baca Juga

Sejak awal, atlet kelahiran Jakarta itu selalu mengidolakan pemain ganda putra, mulai dari Markis Kido hingga Hendra Setiawan.

"Dulu sih ngeliat almarhum Uda, Kohend. Dulu itu gue maunya main double, tapi Bokap nyuruhnya main single, mungkin dasarnya harus bagus main single dulu."

"Dulu di Jaya Raya gue salah satu yang kecil, berat kan kalau main single, gue sukanya main double," ungkap Syabda Perkasa pada seniornya, Praveen Jordan.

Baca Juga

1. Perjalanan Syabda Merintis Karir Bulutangkis

Tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa di Indonesia International Challenge 2022. (Foto: PBSI)

Pada masa perjuangannya, Syabda Perkasa memutuskan pindah dari klub Jaya Raya Jakarta ke PB Djarum Kudus, karena ingin mandiri, jauh dari orang tuanya di Ibukota.

Namun seiring waktu, Syabda akhirnya memilih kembali ke Jakarta agar bisa main sektor ganda putra seperti yang ia impikan.

"Sampai masuk Djarum, gue masih remaja, belum juara, jadi gue masih opsi ke berapa. Gue merasa berat banget main single, masa gue lari gunung, lebih ke mentalnya sih."

"Pelatih gue nawarin mau main double nggak, itu gue langsung mau. Kalau main double di Jakarta," kenang Syabda Perkasa.

Namun, belum sempat debut sebagai ganda putra, takdir menggariskan Syabda Perkasa untuk menekuni tunggal putra saja.

Baca Juga

"Pas mau main, gue naik regu. Di regu atas, nggak boleh main single-double, jadi gue nggak bisa memilih," ucap pebulutangkis kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001 itu.

Andai suatu saat diberi kesempatan untuk main ganda putra, Syabda berharap bisa mendapat partner yang memiliki smash kencang, sehingga ia tidak perlu repot.

Baca Juga

Kalau di Indonesia, pemain dengan smash kencang adalah Daniel Marthin. Sementara atlet luar negeri yang punya skill mematikan adalah atlet ganda putra China, Liu Yuchen.

"Kalau di Indonesia, gue mau main sama Daniel (Marthin) kali ya, yang seumuran juga," kata Syabda pada Praveen Jordan.

"Kalau atlet luar, gue mau main sama atlet China yang tinggi tuh (Liu Yuchen), pokoknya partner gue harus jago smash. Berasa mix double ya gue," ucapnya sembari tertawa.

Baca Juga
Daniel MartinBulutangkisDaniel MarthinLeo Rolly Carnando/Daniel MarthinBerita BulutangkisSyabda Perkasa BelawaLiu Yuchen

Berita Terkini