Kandas di Malaysia Open 2023, Ahsan/Hendra Sebut Wakil Korea Selatan Bak Benteng Tak Tertembus
INDOSPORT.COM – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melanjutkan perjalanan di Malaysia Open 2023, usai disingkirkan Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae lewat drama tiga babak.
Berlangsung di Axiata Arena, Jumat (13/01/23), pertandingan antara Ahsan/Hendra vs Kang/Seo berlangsung selama 54 menit dengan hasil 13-21, 21-19, dan 11-21.
Meskipun berstatus sebagai peringkat dua dunia, Ahsan/Hendra justru mengalami kesulitan melawan wakil Korea Selatan.
Hal ini menunjukkan bahwa Korea selatan secara perlahan mulai mengalami peningkatan karena sejumlah atlet mereka memiliki masa depan yang begitu cerah.
Sebagai tambahan informasi, Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae merupakan pebulu tangkis muda yang masing-masing berusia 23 tahun dan 25 tahun.
Dengan usia yang terbilang masih muda, mereka sudah memiliki kemampuan dan mentalitas cukup matang untuk menantang The Daddies.
Bahkan, mereka mampu mengejutkan Ahsan/Hendra di set pertama dan mempertahankan keunggulan hingga set ketiga di perempat final Malaysia Open 2023.
Untuk itu, Ahsan/Hendra tak kuasa menahan diri mengungkapkan kemampuan mereka, meskipun Kang/Seo telah menyingkirkannya di gelaran ini.
Mohammad Ahsan menyampaikan bahwa ganda putra Korea Selatan itu memiliki kemampuan bertahan yang cukup solid.
Tak hanya itu saja, Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae juga cukup tajam ketika melayangkan pukulan ke arah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
1. Pujian Ahsan/Hendra untuk Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae
Beberapa waktu lalu selepas pertandingan perempat final Malaysia Open 2023, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengungkapkan kemampuan dari lawannya.
Hendra Setiawan menyampaikan bahwa ganda putra Korea Selatan itu memiliki pertahan yang begitu rapat dan sulit ditembus.
Kendati demikian, mereka juga cukup tajam ketika melayangkan pukulan demi pukulan ke arah yang sulit dijangkau.
“Mereka bermain bagus, pertahanannya begitu rapat dan susah ditembus. Selain itu, serangan lawan juga lebih tajam. Berkali-kali kami serang, tetapi tidak tembus juga,” kata Hendra.
“Sebaliknya, saat diserang, kami awalnya bisa bertahan. Tetapi lama-lama, pengembalian kami jadi tanggung dan makin diserang lagi makin tajam,” sambungnya.
Mohammad Ahsan juga sepakat dengan apa yang disampaikan Hendra mengenai lawan yang baru saja mengalahkan mereka.
Ahsan menambahkan, bahwa Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae mampu bermain dengan cukup cepat, sehingga membuatnya sering diserang.
Selain itu, mereka juga menambahkan bahwa persaingan di sektor ganda putra saat ini mulai sengit, di mana semua peserta memiliki peluang untuk menang.
“Saat ini peta persaingan sektor ganda putra juga makin sengit. Semua pasangan kini memiliki peluang yang sama untuk jadi juara,” tambah Hendra Setiawan.
“Pertahanan lawan juga sangat kuat. Rasanya tidak ada celah untuk ditembus. Saat bola kita angkat, pasti akan langsung diserang,” sambung Mohamed Ahsan selepas laga Malaysia Open.