x

Bukan Chico, Eks Musuh Bebuyutan Taufik Hidayat Sebut Tunggal Putra yang Jadi Ancaman di Tur Eropa

Selasa, 7 Maret 2023 19:50 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Isman Fadil
Musuh bebuyutan Taufik Hidayat, Peter Gade (kiri) menyebut tunggal putra yang akan menjadi ancaman di Tur Eropa 2023, namun sosok tersebut bukanlah Chico Aura.

INDOSPORT.COM – Legenda bulutangkis asal Denmark sekaligus musuh bebuyutan Taufik Hidayat, Peter Gade menyebut tunggal putra yang akan menjadi ancaman di Tur Eropa 2023, namun sosok tersebut bukanlah Chico Aura Dwi Wardoyo.

Saat ini tengah berlangsung rangkaian Tur Eropa 2023, yang dimulai dari German Open 2023 pada 7-12 Maret pekan ini.

Lalu All England (14-19), Swiss Open (21-26 Maret), Spain Masters (28 Maret-2 April), Orleans Masters 2023 (4-9 April) yang bakal menjadi penutup.

Rangkaian Tur Eropa 2023 ini juga menjadi pemanasan sebelum kualifikasi Olimpiade Paris 2024 di mulai selama satu tahun pada 1 Mei 2023-20 April 2024.

Nantinya Poin peringkat dari turnamen akan dihitung untuk menentukan kuota maksimal pemain yang bisa didapat setiap negara untuk setiap sektornya.

Baca Juga

Momen pemanasan jelang kualifikasi Olimpiade 2024 pun menyita perhatian Peter Gade selaku rival bebuyutan Taufik Hidayat di masa lalu, yang menyatakan sejumlah pendapatnya melalui tayangan bertajuk "Badminton Weekly Ep.8 | Euro Leg Predictions" dI akun YouTube BWF TV.

Dalam wawancaranya, Peter Gade sempat menyinggung salah satu nama tunggal putra yang dianggap bakal menjadi kuda hitam.

Baca Juga

Sosok tersebut bukanlah Chico Aura Dwi Wardoyo yang pada awal tahun 2023 ini memang tengah menjadi sorotan karena performa apiknya.

Namun tunggal putra yang dimaksud oleh Peter Gade yakni Kunlavut Vitidsarn selaku pemain peringkat tujuh dunia asal Thailand.

Menurut Peter Gade selaku eks rival Taufik Hidayat, Kunlavut Vitidsarn saat ini tidak berstatus sebagai underdog lagi, melaikan sebagai kuda hitam di Tur Eropa 2023 jelang kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Baca Juga

1. Kunlavut Menjelma Jadi Kuda Hitam

Pebulutangkis muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn

Peter Gade menyinggung performa tunggal putra Kunlavut Vitidsarn yang terus menanjak dalam beberapa bulan terakhir.

Melansir dari Djarum Badminton, Gade mengatakan bahwa Kunlavut adalah salah satu talenta muda yang sudah tidak lagi berstatus "underdog".

Ucapan legenda bulutangkis asal Denmark itu soal status Kunlavut tentu bukan tanpa alasan.

Ucapannya sendiri berdasarkan keberhasilan wakil Thailand itu saat meraih titel kampiun India Open 2023.

Pasalnya, ia berhasil mengalahkan pemain nomor satu dunia Viktor Axelsen (Denmark), yang terkenal sulit ditaklukan. Kemenangannya tersebut merupakan bukti nyata bahwa Kunlavut sudah berada di jajaran elite dunia.

Baca Juga

Di sisi lain, Gade mengatakan bahwa rangkaian Tur Eropa juga menjadi salah satu momen krusial bagi para pebulutangkis jelang kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

"Walau masih ada beberapa bulan sebelum kualifikasi dimulai, bagi sejumlah pemain, tur Eropa ini menjadi sangat krusial,” ucapnya.

Baca Juga

“Ini adalah fase persiapan bagi mereka menjelang kualifikasi untuk Olimpiade," jelas juara German Open 1997 itu.

Lebih lanjut Peter Gade mengatakan bahwa di Tur Eropa yang bisa menjadi penentu adalah ajang All England 2023 yang berlangsung pada 14-19 Maret nanti.

"Salah satunya (dalam rangkaian tur Eropa ini) adalah All England, turnamen terbesar yang akan menjadi fokus utama dari setiap pemain. Dari hasil All England nanti, besar kemungkinan kita sudah dapat melihat para pemain yang akan berlaga di Olimpiade," ucap Gade.

Baca Juga
Taufik HidayatPeter GadeChico Aura Dwi WardoyoBerita BulutangkisKunlavut VitidsarnOlimpiade Paris 2024German Open

Berita Terkini