Banyak pihak menilai kalau kedatangan Fellaini ke United merupakan hasil koneksi belaka dengan Moyes semasa di Everton.
Pembelian Fellaini juga dinilai sebagai keputusan panik seorang Moyes pada bursa transfer, akibat tak mampu mencari sosok pengganti Paul Scholes, yang pensiun sebelumnya.
Ketika Moyes dipecat pada 22 April 2014, Fellaini pun diprediksi akan turut dilepas oleh United pada jendela transfer awal musim 2014-15.
Namun kedatangan Louis van Gaal sebagai manajer baru United, membuat Fellaini tetap berada di skuat The Red Devils karena ternyata masih dibutuhkan oleh juru taktik asal Belanda tersebut.
“Beberapa surat kabar mengatakan kalau Van Gaal tak menginginkan saya, tapi saya sudah mengetahui faktanya. Dia mengatakan kepada saya kalau ingin melihat saya bertanding. Itu dia. Setelah itu, saya menunjukkan kepadanya saat latihan sehingga bisa bertanding,” jelas Fellaini mengenai pilihan Van Gaal, sesuai yang dimuat oleh Mirror.
“Manajer tidak meminggirkan saya seperti yang dipikirkan beberapa orang. Dia memberikan saya kesempatan untuk bertanding, dan yang terpenting dia mendukung saya. Dia fantastis bagi saya,” kagumnya kepada Van Gaal.
“Saat saya bertanding, dia memberikan saya peran dan keyakinan. Ini benar-benar membantu saya. Tapi saya selalu yakin kalau saya akan menjadi pemain bagus bagi United,” bangga gelandang tim nasional Belgia itu.