Dampak Pemberhentian Kompetisi, Tim Persis Solo Resmi Dibubarkan

Minggu, 10 Mei 2015 16:45 WIB
Kontributor: Benny Raharjo | Editor: Gema Trisna Yudha
© Beni Raharjo/INDOSPORT
 Copyright: © Beni Raharjo/INDOSPORT

Pemberhentian kompetisi sepakbola tanah air membuat banyak pihak terkena imbas. Kali ini Persis Solo dibubarkan akibat kompetisi mandek. Dengan hasil ini manajemen dan penggurus tim kebanggan Wong Solo ini menyatakan jika kompetisi musim ini telah berakhir.

Presiden Dikrektur PT. Persis Solo Saestu, Paulus Haryoto saat mengadakan konferensi pers dengan wartawan, di kantor Balai Persis, menerangkan jika keputusan ini sudah dipikirkan secara matang-matang, termasuk menggelar pertemuan dengan pemain dan pelatih.

 
“Sebenarnya kami tak ingin hal ini terjadi, namun bagaimana lagi, ini situasi kondisi sepakbola di negeri ini. Bukan tak mungkin kami akan memanggil lagi pemain-pemain dan pelatih jika kondisi kompetisi sudah kondusif. Yang jelas kami berharap tim transisi mampu membawa angin segar bagi sepak bola tanah air,” ujar Paulus.
 

Paulus menerangkan, jika pihaknya tetap memberikan hak pemain selama dua bulan, yakni April dan Mei. Namun pihaknya baru bisa memberikan hak kepada pemain 50 persen saja.