3 Klub Besar Eropa yang Dicap Zionis

Minggu, 27 September 2015 19:12 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:
Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur diketahui memiliki sejarah kedekatan dengan sejumlah tokoh Yahudi. Klub asal London Utara, Inggris, ini begitu tersohor di kalangan imigran Yahudi. Mereka tiba di sana akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Permukiman warga Yahudi di London Utara bukan hanya di East End. Orang-orang Yahudi juga banyak tinggal di distrik Barnet, Hackney, dan Harrow.

Sehingga kebanyakan pendukung Spurs berasal dari kalangan Yahudi yang dikenal dengan sebutan Yid Army. Sementara para pemainnya dijuluki dengan julukan Yiddos.

Logo ayam jantan dengan taji yang menjulang ke atas yang berdiri di atas bola juga disinyalir mengadopsi dari simbol-simbol zionis.

Tercatat ada beberapa insiden berbau rasis yang pernah terjadi saat beberapa Spurs bertanding melawan rival-rival utamanya.

Rival Utama Spurs di liga Inggris adalah Arsenal, pertemuan keduanya disebut The North London Derby dan selalu panas.

Tak jarang fans Arsenal meledek fans Spurs dengan cara menirukan desis bunyi asap, merujuk pada kasus pembantaian kaum Yahudi oleh Nazi saat perang dunia kedua.

Namun insiden rasial yang paling dikenang adalah saat Spurs bertandang ke Roma dan melawan Lazio di stadion Olimpico. Pertandingan yang sendiri berakhir imbang 0-0 diwarnai dengan kericuhan yang berawal dari pendukung Lazio yang meneriaki "Tottenham Yahudi, Tottenham Yahudi".

Saat pertandingan berlangsung dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Bebaskan Palestina". Tercatat 9 orang pendukung Spurs terluka parah akibat serangan yang dilakukan oleh para pendukung Lazio.

450