Conte dan Deretan Pelatih Italia yang Adu Nasib di Chelsea

Rabu, 2 Maret 2016 19:48 WIB
Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:
Claudio Ranieri (2000-2004)

Saat menangani Chelsea, Claudio Ranieri memang tidak memberikan gelar apa pun untuk klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.

Namun, Ranieri berhasil melanjutkan pekerjaan Gianluca Vialli dengan membawa Chelsea menjadi semakin kuat dan disegani, baik oleh klub domestik maupun Eropa lainnya.

Claudi Ranieri menangani Chelsea sejak tahun 2000 hingga 2004, terlebih saat kedatangan taipan asal Rusia, Roman Abramovich.

Beberapa nama besar pun didatangkan, seperti Damien Duff, Wayne Bridge, Joe Cole, Glen Johnson, Juan Veron, Hernan Crespo, Claude Makelele, dan Adrian Mutu.


Claudio Ranieri (tengah), saat memboyon Joe Cole (kiri) dan Juan Veron ke Chelsea.

Sebelumnya ia juga sudah memiliki nama besar seperti, Frank Lampard, Emmanuel Petit, dan William Galas.

Ranieri pun mempromosikan bakat-bakat muda dari akademi klub, seperti John Terry, Robert Huth, dan Samuel Dalla Bona.

Memiliki pasukan yang dihuni nama-nama besar, membuat klub London Barat ini sudah mulai masuk dalam zona Eropa, seperti Liga Champions.

Meski tidak memberikan gelar, Ranieri merupakan pelatih asal Italia yang membuat Chelsea dapat dikategorikan sebagai klub besar di Eropa.



Claudio Ranieri saat melatih Chelsea di tahun 2000-2004.

Sayangnya, Ranieri tidak diberi kesempatan lebih karena Chesea mendatangkan sang pelatih fenomenal, Jose Mourinho di musim 2004/05.

Ranieri juga pernah merasakan karier menjadi pesepakbola dengan membela klub AS Roma dan masih banyak lagi.

Kini, Claudio Ranieri kembali menunjukkan magisnya dengan membawa Leicester City memuncaki klasemen sementara.

270