Regulasi FIFA, Kebijakan Pemerintah, dan Perjalanan Panjang Tristan Alif

Jumat, 21 Oktober 2016 10:05 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/Indosport
Tristan Alif saat berkunjung ke redaksi INDOSPORT.COM Copyright: © Herry Ibrahim/Indosport
Tristan Alif saat berkunjung ke redaksi INDOSPORT.COM
Apa sebenarnya yang terjadi dengan Tristan Alif?

Sebelum membahas di Leganes, kami harus mundur terlebih dahulu di 2013, karena di sini kisah perjalanan Tristan Alif dimulai. Saat itu keluarga Tristan mendapat undangan dari Ajax Amsterdam dan memang ada ketertarikan dari Ajax kepada Alif. 

Namun semua itu terganjal pada aturan Federation Internationale de Football Association (FIFA). Pada 2014, Tristan kembali mendapat kesempatan untuk kembali ke Belanda dan berlatih di dua akademi sekaligus, Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam. 

Jika mengacu pada regulasi FIFA terkait status dan transfer pemain, aktivitas transfer internasional bisa terjadi jika pemain sudah berusia 18 tahun atau lebih. Namun bisa terjadi jika mengacu ada artikel 19 butir ke-2.

Dua tahun Tristan berada di Indonesia, kami melihat ada beberapa hal yang bisa ditawarkan ke klub-klub Eropa tersebut. Terakhir, ada klub dari Spanyol, Leganes yang mencoba untuk mengundang Tristan Alif berlatih di akademi mereka. 

Bahkan ada tawaran dari klub Latvia. Klub tersebut bahkan bersedia memberikan pekerjaan dan pendidikan untuk Alif dan adik-adiknya juga ditanggung. 

349