Regulasi FIFA, Kebijakan Pemerintah, dan Perjalanan Panjang Tristan Alif
Ada beberapa hal yang harus diklarifikasi. Klarifikasi ini sangat penting, tidak ada rekayasa, pemberangkatan tersebut murni undangan, latihan di akademi, Tristan sempat bermain di tim Leganes. Bahkan Alif sempat bermain beberapa menit untuk tim muda Leganes padahal Alif baru terbang 20 jam. Tapi Alif diminta langsung bermain dengan anak-anak yang usianya lebih dewasa.
Namun kembali lagi, proses administrasi yang harus kami taati sesuai dengan artikel 19 butir ke-2 regulasi FIFA. Di Leganes itu sebenarnya tengah disusun, apa yang aman untuk klub, bapak Alif kerja dimana, agar saat FIFA melakukan investigasi tidak merugikan klub dan pemain.
Setelah pemberitaan jadi ramai di sini, kami harus menjaga karier Tristan Alif, eksisnya klub di Eropa harus kami jaga karena mereka dipantau terus oleh FIFA. Untuk saat ini, status Alif, kami diminta untuk mengurus administrasi bapak Alif agar lebih mudah.
Solusinya hanya dua untuk proses adminitrasi ini selesai yakni, bapak Alif bekerja di Kedutaan Besar Indonesia atau bekerja di perusahaan milik pemerintah Indonesia luar negeri seperti Garuda Indonesia di Belanda misalnya.