Lilipaly Masuk, Aroma Belanda di Bali United Makin Kental

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:28 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Stefano Lilipaly. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Stefano Lilipaly.

Stefano Lilipaly resmi menjadi pemain Bali United. Serdadu Tridatu mendapatkan tanda tangan pemain kelahiran tahun 1990 itu dari klub Liga Belanda, SC Cambuur.

Kepindahan Lilipaly dari Cambuur cukup disesali oleh manajemen Cambuur. Hal itu diungkapkan oleh Van der Belt, Direktur Teknik klub.

© dijksfotografie.com
Skuat SC Cambuur. Copyright: dijksfotografie.comSkuat SC Cambuur.

"Kami sudah melakukan semuanya agar Stefano menetap di sini. Sulit sekali, keinginannya untuk memboyong keluarganya ke Indonesia sangat berapi-api dan kami tidak punya pilihan lain. Ini lebih kepada aspek kemanusiaan," ungkap Van der Belt di laman resmi klub.

"Kami semua berharap yang terbaik untuknya di Indonesia. Sekarang kami harus mencari ulang orang-orang sepertinya dari awal," tandasnya lagi.

Kini, dengan bergabungnya Lilipaly ke dalam skuat besutan Widodo C Putro, maka semakin bertambahlah darah Belanda di Serdadu Tridatu. Lilipaly merupakan pemain kelahiran Arnhem, 27 tahun silam.

© Herry Ibrahim/Indosport
Aksi Irfan Bachdim (kiri) dijaga ketat oleh Ismed Sofyan. Copyright: Herry Ibrahim/IndosportAksi Irfan Bachdim (kiri) dijaga ketat oleh Ismed Sofyan.

Di skuat Bali United sudah ada tiga pemain lain yang memiliki darah Belanda, salah satunya adalah Irfan Bachdim. Seperti diketahui, Bachdim lahir di Amsterdam dua tahun lebih awal dari Lilipaly.

Tak hanya itu saja, Widodo sudah memiliki dua pemain lainnya yang merupakan warga negara Belanda. Mereka adalah Sylvano Comvalius dan Nick van der Velden.

© Bali United Ofisial
Sylvano Comvalius (kedua dari kanan) rayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Barito Putera. Copyright: Bali United OfisialSylvano Comvalius (kedua dari kanan) rayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Barito Putera.

Van der Velden bahkan sudah malang melintang membela banyak tim Belanda, seperti Ajax Amsterdam U-19, RKC Waalwijk, FC Dordrecht, AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, Willem II Tilburg, bahkan juga sempat berkarier di Liga Skotlandia bersama Dundee United.

Satu pemain lagi yakni top skor sementara Liga 1 Indonesia 2017, Comvalius. Memiliki darah campuran antara Suriname dan Belanda, ia malah memiliki banyak pengalaman bermain di sejumlah klub ketimbang pemain-pemain yang tadi disebutkan.

4.8K