Belum Lama Berkiprah, Bhayangkara dan MU Berpotensi Gagal ke Kompetisi Asia

Minggu, 15 Oktober 2017 13:16 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
 Copyright:

Kans Bhayangkara FC ke kejuaraan Asia (Liga Champions Asia) saat ini terbuka lebar. Hal itu dikarenakan The Guardian sedang nyaman di puncak klasemen Gojek Traveloka Liga 1. Walau begitu, ada satu ancaman nyata yang bisa saja menggagalkan peluang Evan Dimas dkk berkompetisi di kawasan Asia.

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalom Boboy menjelaskan kalau saat ini status Bhayangkara FC memang valid di ranah federasi maupun operator kompetisi.

"Status Bhayangkara itu valid di PSS dan PT Liga, kalau ada regulasi lain di federasi, misalnya dari AFC atau FIFA maka kewenangan federasi yang menjelaskan," tutur Tigor.

Akan tetapi, tim asuhan Simon McMenemy itu bisa saja tidak diizinkan bermain dikompetisi Asia jika ada aturan atau lisensi yang tidak bisa dipenuhi. Hal itu jika merujuk pada penilaian lisensi AFC yang merujuk pada eksistensi sebuah klub.

© Petrus Manus Da Yerimon/INDOSPORT
Direktu Operasional PT LIB, Tigor Shalomboboy. Copyright: Petrus Manus Da Yerimon/INDOSPORTDirektu Operasional PT LIB, Tigor Shalomboboy.

"Ada aturan AFC harus ikut liga dua tahun, dan kalau ada perubahan lisensi, saham dan sebagainya harus AFC yang memutuskan. Tapi ada hak dari federasi untuk menjelaskan, dan itu hubungannya hanya PSSI dan AFC," urai Tigor.

"Tapi saya pastikan Bhayangkara, Madura, PS TNI valid ikut kompetisi. Namun, kalau interpretasi AFC mungkin berbeda karena butuh penjelasan yang detail," sambungnya.

Sebagai informasi, klub yang berhak tampil di dua ajang itu ditentukan hasil akhir peringkat Liga 1 2017. Selain itu, ada tuntutan lolos verifikasi lisensi klub AFC, yang terangkum dalam lima aspek (finansial, legal, infrastruktur, sporting, serta administrasi dan personel) yang terdiri dari 49 item yang wajib dipenuhi.

Dari 49 item yang disyaratkan itu dibedakan dalam tiga grade, yakni grade A (item yang wajib dipenuhi), grade B (item yang bisa dinegosiasi), dan grade C (sebaiknya ada tetapi jika tidak ada tidak akan masalah). Pengajuan syarat lisensi klub dimulai sejak 1 April sampai 31 Oktober 2017.

© Media Bhayangkara FC
Bhayangkara FC berhasil mengungguli Persiba Balikpapan dengan skor 3-2. Copyright: Media Bhayangkara FCPara pemain Bhayangkara FC.

Jika melihat syarat tersebut, dua di antara tiga klub teratas papan klasemen Liga 1 justru terancam tak bisa tampil di dua ajang Asia itu. Bhayangkara FC dan Madura United merupakan tim-tim baru di Liga 1 yang bisa saja terganjal legalitasnya. Sedangkan Bali United juga sedang mengejar standar stadion.

Di sisi lain, Tigor juga menjelaskan kalau Indonesia mendapat tiga slot untuk berkompetisi di kejuaraan Asia. Satu tim Liga 1 mendapatkan tiket play-off Liga Champions Asia dan dua tiket Piala AFC 2018. Untuk itu, PT LIB meminta agar PSSI melakukan komunikasi intens dengan AFC sebab kompetisi Indonesia baru berakhir pada November mendatang.

"Pendaftaran akhir untuk ke AFC itu 15 November, itu untuk kirimkan nama dan kita punya waktu tiga hari setelah liga usai di 12 November. Makanya sekarang kita komunikasi dengan PSSI untuk minta AFC memberikan waktu lebih," tutupnya.

2.6K