Skandal Pengaturan Skor di SEA Games 2017, Timnas Indonesia Jadi Korban?

Kamis, 23 November 2017 13:33 WIB
Editor: Lanjar Wiratri
© YouTube
Skuat Timnas Thailand U-23. Copyright: © YouTube
Skuat Timnas Thailand U-23.

Kepolisan Thailand telah melayangkan surat penangkapan kepada 12 oknum yang terdiri atas pemain, wasit, hingga official tim yang diduga terlibat dalam kasus match fixing alias pengaturan skor.

Penangkapan tersebut menjadi bagian dari ketegasan pihak berwajib Thailand atas kecurangan di kancah sepakbola Negeri Gajah Putih tersebut.

Namun ke-12 orang tersangka pengaturan skor yang ditangkap tersebut telah dibebaskan karena adanya jaminan dari pihak keluarga.

Dilansir dari laman media Thailand, The Nation, proses penyelidikan kasus pengaturan skor tersebut telah dilakukan semenjak enam bulan lalu.

Kepolisan Thailand bekerja sama dengan Sportradar, sebuah perusahaan data olahraga Swiss, menduga jika 12 orang tersebut terlibat dalam pengaturan skor di ajang Liga Thailand. Tak hanya level domestik, pengaturan skor juga meluas hingga kancah SEA Games 2017.

Pengaturan skor juga diduga terjadi pada pertandingan Thailand vs Kamboja di ajang pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu. Namun dugaan keterlibatan pihak Thailand dalam pengaturan skor di laga tersebut tentunya masih harus dibuktikan

"Benar match fixing terjadi partai Thailand versus Kamboja di SEA Games. Namun, pemain Thailand tak ada yang terlibat," ujar Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT), Somyot Poompanmoung, Rabu (22/11/17).

"Saya pernah mendengar tentang pengaturan pertandingan di sepakbola Thailand sejak lama, tapi belum pernah ada upaya serius untuk mengatasinya sampai sekarang," tambahnya.

© kualalumpur2017.com
Osvaldo Haay (Timnas Indonesia) berusaha pertahankan bola dari serangan empat pemain Thailand. Copyright: kualalumpur2017.comTimnas Indonesia ketika melawan Thailand pada SEA Games 2017.

Desas-desus mengenai skandal pengaturan skor di ajang SEA Games 2017 memang sudah berhembus sejak lama. Pengaturan skor diduga terjadi pada tiga pertandingan, yakni Laos vs Malaysia 1-3 (penyisihan Grup A), Vietnam vs Kamboja 4-1 (penyisihan Grup B), dan Thailand vs Kamboja 3-0 (penyisihan Grup B).

Khusus di laga Thailand vs Kamboja, blunder mencurigakan terjadi saat itu dan dilakukan oleh pemain Kamboja, Phitiwat Sukjitthammakul. Kemenangan Thailand tersebut membuat Malaysia selaku tuan rumah keluar sebagai juara Grup A dan dan tak bertemu dengan Tim Gajah Putih pada babak semifinal. Malaysia akhirnya bertemu dengan Timnas Indonesia U-22.

Timnas Indoensia U-22 harus mengakui keunggulan Malaysia 0-1 pada babak semifinal. Skuat Garuda pun gagal melangkah ke partai puncak yang akhirnya mempertemukan Malaysia vs Thailand. Thailand akhirnya keluar sebagai juara SEA Games 2017 setelah menang atas Malaysia dengan skor 1-0.

© Istimewa
Selebrasi penyerang Septian David Maulana dan Rezaldi Hehanusa seusai menyamakan skor 1-1 saat timnas U-22 Indonesia bersua Thailand pada laga perdana kedua tim pada Grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam. Copyright: IstimewaSelebrasi penyerang Septian David Maulana dan Rezaldi Hehanusa seusai menyamakan skor 1-1 saat timnas U-22 Indonesia bersua Thailand pada laga perdana kedua tim pada Grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam.
IDS Emoticon Suka
Suka
18%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
6%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
6%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
12%
IDS Emoticon Takut
Takut
6%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
6%
IDS Emoticon Marah
Marah
47%