In-depth

Rancang Elite Pro Academy, PSSI Mesti Berkaca dari Negeri India

  • PSSI berkeinginan membentuk program yang bernama "Elite Pro Academy" untuk mengumpulkan pemain muda berbakat Indonesia.
  • Akan tetapi, ternyata di negara India, program tersebut sudah dijalankan sejak 2010 lalu dan berhasil mengorbitkan bintang-bintang muda.
Selasa, 9 Januari 2018 19:56 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Prio Hari Kristanto
© INDOSPORT
Fachry Husaini dan Joko Driyono. Copyright: © INDOSPORT
Fachry Husaini dan Joko Driyono.

PSSI dikabarkan akan membentuk Liga 1 khusus untuk pemain dibawah usia 16 tahun atau U-16 pada 2019 mendatang. Rencananya langkah tersebut demi mempersiapkan bibit pesepakbola muda Indonesia kedepannya.

Sehingga mereka bisa dengan cepat mengemban presetasi sepakbola tanah air di tingkat internasional. Nantinya para telanta muda berbakat (U-16) tersebut juga akan dikirim ke klub-klub Liga 1.

© PSSI
Timnas Indonesia U-16 vs Timnas Thailand U-16. Copyright: PSSITimnas Indonesia U-16 vs Timnas Thailand U-16.

Sebab klub-klub Liga 1 nantinya akan didorong oleh PSSI untuk memiliki "Elite Pro Academy". Hal itu demi memenuhi persyaratan lisensi klub yang nantinya bisa dinikmati bersama.

Bahkan menurut pelatih Tim Nasional Indonesia U-16, Fachry Husaini, program Elite Pro Academy akan mempermudah kerja para pelatih di Indonesia. Sebab mereka terkumpul dalam satu wadah.

© Dewo/PSSI
Fachry Husaini saat mengatur formasi. Copyright: Dewo/PSSIFachry Husaini saat mengatur formasi.

"Soal program tersebut, saya setuju sekali. Karena siapapun nanti yang akan menjadi pelatih Timnas U-16 nya, pelatih tidak perlu lagi mencari-cari (pemain) hingga ke pelosok daerah," ungkap Fachry saat dihubungi INDOSPORT, Senin (08/01/18).

Namun, di negara lain, ternyata program tersebut telah dicanangkan jauh sebelum Indonesia. Bahkan program dengan mengumpulkan para bakat-bakat muda ke dalam satu wadah, lalu kemudian ditempa dengan cara yang tepat, berhasil dilakukan negara tersebut.

© goalboald.com
Timnas India U-17 hasil blusukan Abhishek Yadav. Copyright: goalboald.comTimnas India U-17 hasil blusukan Abhishek Yadav.

Negara yang dimaksud adalah India. Ya, negara yang terkenal dengan bangunan Taj Mahal ini memiliki satu klub yang berisikan pemain-pemain muda dengan talenta yang luar biasa di bawah usia 17 tahun.

Klub tersebut bernama Indian Arrows. Kesebelasan yang berdiri sejak tahun 2010 ini dibentuk langsung oleh All India Football Federation (AIFF atau PSSI-nya India) dan mereka mampu membuat kejutan di Piala Dunia U-17 2017 kemarin.

Berangkat dari hal itulah, INDOSPORT coba menjelaskan bagaimana AIFF bisa membentuk dan membuat klub Indian Arrows berhasil mengorbitkan bibit-bibit muda India.