Liga Indonesia

Perdana Masuk Timnas, 'Raja Save' Liga 1 Enjoy Jalani Latihan

Senin, 19 Februari 2018 12:11 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Prio Hari Kristanto
© Petrus Manus Da' Yerimon/Indosport.com
Kiper Borneo FC, Muhammad Ridho. Copyright: © Petrus Manus Da' Yerimon/Indosport.com
Kiper Borneo FC, Muhammad Ridho.

Harapan kiper Borneo FC, Muhammad Ridho untuk mengenakan seragam Timnas Indonesia akhirnya kesampaian. Meski baru sebatas dipanggil untuk pemusatan latihan pada 18-25 Februari di Lapangan ABC Senayan, Jakarta,  Ridho mengatakan tetap bahagia dan mengucap syukur atas kesempatan yang diberikan. Dirinya mengatakan cukup enjoy melahap semua program yang diberikan pelatih kiper, Eduardo Perez.

"Alhamdulillah senang dan juga bangga akhirnya bisa ke Timnas, apalagi dilatih pelatih kiper Spanyol. Dia (Eduardo) orangnya asyik, enak, jadi kita latihan juga berjalan santai dan enjoy," ucarnya.

Tak hanya itu, Ridho mengakui jika ada perbedaan yang dialami ketika berlatih bersama klub dan di timnas. Menurut pemain 26 tahun itu, latihan di Borneo FC intensitasnya lebih tinggi dan berat dibandingkan dalam dua hari ini di pemusatan latihan. Akan tetapi, soal variasi dan mode latihannya hampir tidak ada perbedaan sehingga hal itu membuatnya ingin terus menunjukkan performa terbaik untuk bisa mengambil hati Luis Milla apalagi ia akan bersaing dengan sejumlah penjaga gawang potensial seperti Kartika Ajie, Satria Tama, hingga Andritany Ardhiyasa.

"Perbedaan di klub dan di sini (Timnas) mungkin lebih sedikit ringan. Di Borneo kan agak berat latihannya cuma hampir sama soal variasi latihannya," aku Ridho.

© Tribun Solo
Muhammad Ridho. Copyright: Tribun SoloMuhammad Ridho.bersama Borneo FC.

"Memang kiper yang ada saat ini semuanya bagus, Satria tama, juga bang Andritany, dan kurniawan Kartika Aji. Tapi ini jadi motivasi juga buat saya pribadi, walaupun saya termasuk senior saya ingin belajar dari mereka," tutupnya.

Panggilan yang diterima Muhammad Ridho untuk ke Timnas tidak lepas dari penampilan apiknya di Liga 1 musim lalu. Penjaga gawang asal Pekalongan itu mengungguli kiper Persija Jakarta, Andritany, dalam hal penyelamatan di muka gawang. Berdasarkan statistik di website resmi Liga 1, Ridho membuat 104 kali save, jauh melampaui rekor Andritany musim lalu yang hanya mencatatkan angka 92 kali saves.

225