Liga Inggris

Scholes Bongkar Alasan Mengapa Pogba Didepak dari Man United

Senin, 19 Februari 2018 14:20 WIB
Penulis: Rafif Rahedian | Editor: Gerry Crisandy
© INDOSPORT
Paul Pogba tampil impresif kontra Stoke City. Copyright: © INDOSPORT
Paul Pogba tampil impresif kontra Stoke City.

Legenda Manchester United, Paul Scholes, akhirnya buka suara terkait alasan Manchester United melepas Paul Pogba pada 2012 lalu. Dirinya menilai bahwa Pogba tidak bermain cukup baik untuk menembus skuat utama Setan Merah.

Scholes menjelaskan bahwa Pogba kalah bersaing dengan Phil Jones yang bermain cukup konsisten untuk mengawal lini tengah Manchesters United. Scholes tahu betul permainan Pogba saat itu, karena dirinya sempat melatih tim cadangan.

Scholes sendiri sempat kembali ke skuat Setan Merah, enam bulan setelah dirinya memutuskan pensiun. Hal itu lah yang menjadi alasan utama mengapa Pogba tak mampu menembus skuat utama di Setan Merah.

Oleh karena itu, Manchester United tidak berniat untuk melanjutkan kerja sama dengan pemain berkebangsaan Prancis tersebut. Sir Alex Fergusson, yang saat itu masih melatih Setan Merah, terpaksa membiarkan sang pemain hijrah ke Juventus.

© VCG/VCG via Getty Images
Legenda Manchester United, Paul Scholes. Copyright: VCG/VCG via Getty ImagesLegenda Manchester United, Paul Scholes.

"Ferguson menginginkan saya untuk kembali dan melatih tim cadangan bersama Warren Joyce. Saya berlatih setiap hari dengan pemain seperti Pogba, (Jesse) Lingard, dan semua pemain muda, mereka adalah tim yang sangat bagus,” ujarnya kepada BT Sport.

"Mereka memiliki banyak cedera, tidak ada pemain lini tengah yang fit. Mereka akhirnya bermain melawan Phil Jones dan Fabio da Silva di lini tengah dalam sebuah pertandingan melawan Blackburn di Old Trafford. Lucunya, itu adalah akhir dari Pogba, karena dia pikir seharusnya dia bermain lebih daripada mereka, tapi dia tidak melakukannya dengan cukup baik," tutupnya.

© INTERNET
Caption Copyright: INTERNETPogba saat berseragam Juventus.

Pogba pun akhirnya menunjukkan performa yang sangat fantastis bersama Juventus pada di tahu berikutnya. Meski usianya yang masih muda, dirinya selalu menjadi pilihan utama untuk menemani Andrea Pirlo dan Arturo Vidal di lini tengah Juventus.