Liga Champions

Berkelas, Ini Respons Michy Batshuayi Usai Dihujani 'Suara Kera' Oleh Suporter Atalanta

  • Mitchy Batshuayi kembali dimainkan selama 90 menit di klubnya, Borussia Dortmund, kala menyambangi markas Atalanta. 
  • Sepanjang pertandingan, pemain asal Belgia itu mendapat perlakuan rasis dari suporter tuan rumah.
Jumat, 23 Februari 2018 08:49 WIB
Penulis: Fery Andriawan | Editor: Prio Hari Kristanto
© Istimewa
Michy Batshuayi. Copyright: © Istimewa
Michy Batshuayi.

Borussia Dortmund hampir saja gagal lolos ke fase selanjutnya apabila Marcel Schmelzer tidak mencetak gol di 10 menit terakhir pertandingan. Walaupun hasil akhir sama kuat 1-1, Reus dkk berhak melaju babak ke-16 besar Liga Europa dengan agregat akhir 4-3.

© INDOSPORT
Atalanta vs Borussia Dortmund Copyright: INDOSPORTAtalanta vs Borussia Dortmund

Dalam pertandingan tersebut, klub asuhan Peter Stoger kembali memainkan Mitchy Batshuayi sebagai pemain depan. Pesepakbola asal Belgia yang dipinjam dari Chelsea itu bermain penuh selama 90 menit namun ia tidak dapat mencetak satu gol pun.

Sayangnya, pertandingan itu merupakan momen yang buruk bagi Batshuayi karena ia mendengar nyanyian rasis dari fans tuan rumah Atalanta. Pemain berusia 24 tahun itu memang tidak meladeninya karena dinilai tidak etis. Tetapi, setelah pertandingan, ia menuliskan sebuah pernyataan di media sosialnya mengenai tindakan yang diterimanya di dalam lapangan.

“Tahun 2018, dan masih ada rasis, meneriakan suara monyet, dari atas bangku penonton, sungguh?! Aku berharap kalian masih akan menonton Liga Europa dari balik layar kaca karena kami adalah tim yang melangkah ke babak selanjutnya," tulis Batshuayi dilengkapi dengan emoji bergambar hewan kera.

Cuitan tersebut disambut antusias dari para netizen yang memang mengikutinya. Banyak dari mereka yang mendukung langkah pemain dengan menggunakan #SayNoToRacism #GoWatchBlackPanther.

Rasialisme memang menjadi isu yang sangat menyulitkan bagi Atalanta. Tindakan agresif dari para fans itu juga pernah berbuah dengan denda hingga larangan ketika mereka secara sengaja dan sadar mengejek salah satu pemain Napoli, Kalidou Koulibaly, pada Liga Italia di bulan lalu.