Buat Sriwijaya Jadi 'Tim Musafir', 2 Perusak Stadion Ditahan Polisi
Secara tegas Zulkarnain mengatakan bahwa dirinya bersama tim akan terus memproses hukum terhadap kedua tersangka tersebut.
"Saya akan tegas menegakkan hukum. Tidak ada ampun dan ini sebagai indikator persiapan Asian Games," ujarnya.
Masih dikatakan Zulkarnain, untuk pelapor sendiri dari pihak kepolisian Polresta Palembang, karena pihaknya melihat langsung tindak pidana tersebut.
“Untuk keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Orang nomor satu Sumsel ini meluapkan kekecewaannya ketika melihat langsung puing-puing dari kursi single seat di stadion yang jadi markas klub sepakbola SFC.
"Saya sangat kecewa, sedih dan kesal dengan tindakan yang dilakukan oknum supporter. Mengapa anak-anak kita merusak punyak sendiri, stadion ini dibangun pakai uang negara, sponsor dengan susah payah," katanya kepada awak media.
Untuk itu orang nomor satu di Sumsel ini meminta kepada pihak kepolisian mengusut tuntas agar tidak terulang lagi. Menurutnya pengrusakan aset pemerintah merupakan suatu tindak pidana.
"Saya minta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas ulah oknum supporter. Mereka harus bertanggung jawab karena ini perbuatan pidana, kriminal."
"Bagaimana bisa sampai hati merusak stadion yang dibangun susah payah direhab susah payah. Mahal seperti ini salah satu stadion mahal seperti ini dirusak, apapun alasanya pidana saya minta hal ini diusut tuntas," tegas Alex.