Liga Indonesia

Pelaku Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia Sulit Dijerat Hukum Gara-gara Hal Ini

Kamis, 29 November 2018 13:18 WIB
Editor: Lanjar Wiratri
© -
Ilustrasi Pengaturan skor. Copyright: © -
Ilustrasi Pengaturan skor.

INDOSPORT.COM - Gonjang-ganjing isu pengaturan skor atau match fixing semakin meresahkan masyarakat pencinta sepak bola Indonesia. Namun nyatanya pelaku pengaturan skor di sepak bola Indonesia sulit dijerat hukum gara-gara hal ini.

Pertanyaan dan tuntutan kepada pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini semakin menggema di masyarakat. Bahkan salah satu program stasiun televisi swasta secara blak-blakan mempertemukan dua pihak yang saling kontra, yakni beberapa stakeholder sepak bola nasional, termasuk di antaranya anggota Exco PSSI, Gusti Randa dan mantan runner pengaturan skor, Bambang Suryo.

Polemik ini juga menjadi sorotan salah satu pengamat sepak bola, Anton Sanjoyo. Menurutnya, jika sudah ada indikasi pengaturan skor seperti yang akhir-akhir ini terjadi di Liga 2, maka pihak berwenang harus segera mengusutnya.

“Dalam hal ini federasi harus bekerja sama dengan polisi, tapi juga harus ada indikasi yang jelas siapa yang dirugikan,” ujar Anton saat dihubungi INDOSPORT pada Kamis (29/11/18).

© INTERNET
Caption Copyright: INTERNETAnton Sanjoyo

Anton sendiri menyoroti jika kasus pengaturan skor sejatinya cukup menguntungkan bagi sejumlah pihak, atau bahkan bagi seluruh pihak yang terlibat. Namun kasus pengaturan skor harus tetap dihentikan meski harus dibawa ke ranah pidana.

“Sebab di Eropa, kasus suap, judi, itu sulit dibawa ke pengadilan, karena tidak ada indikasi siapa yang dirugikan. Kalau dikatakan masyarakat yang rugi, yakin mereka dirugikan?” papar Anton.

Kasus pengaturan skor marak terjadi jelang laga penutup Liga 2 2018, di mana fase ini menjadi genting karena akan menetukan tiga klub yang promosi ke Liga 1 musim 2019.

Nama Vigit Waluyo pun terseret sebagai dalang di balik pengaturan skor dan penentuan tiga tim yang akan naik kasta ke Liga 1, termasuk kontroversi yang melibatkan PSS Sleman sebagai salah satu tim yang sudah memastikan tiket promosi musim depan.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT

Penulis: Martini.