Liga Italia

Dua Dokter Diinvestigasi Terkait Kasus Meninggalnya Kapten Fiorentina

Selasa, 11 Desember 2018 16:15 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Getty Images
Davide Astori (Fiorentina) Copyright: © Getty Images
Davide Astori (Fiorentina)

INDOSPORT.COM – Dua orang dokter sedang diinvestigasi atas dugaan kasus pembunuhan karena dianggap lalai menyusul kematian kapten Fiorentina, Davide Astori.

Astori yang juga merupakan pemain Timnas Italia itu ditemukan tewas di kamar hotelnya pada 4 Maret lalu, menjelang pertandingan timnya melawan Udinese.

Kini jaksa penuntut umum di daerah Florence telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencari dua dokter yang mengeluarkan sertifikat, di mana menyatakan bahwa mantan bek itu pantas bermain meski ada bukti bahwa Astori menderita penyakit jantung.

© Indosport.com
Davide Astori (Fiorentina) Copyright: Indosport.comDavide Astori (Fiorentina)

Hasil tim forensik rumah sakit setempat menyatakan Astori meninggal karena bradyarrhythmia, suatu kondisi yang menyebabkan jantung melambat dan berhenti, tetapi penyebabnya hingga saat ini tidak jelas.

Disadur dari laman Sun Sports, kedua dokter yang bekerja di Florence dan Cagliari telah menandatangani sertifikat kebugaran yang memberinya ketajaman untuk bermain.

Penyelidikan terjadi setelah surat kabar Italia, La Nazione menerbitkan rincian dua tes elektrokardiogram yang dilakukan pada Astori saat Juli 2016 dan Juli 2017.

Keduanya dilaporkan, menunjukkan bukti bahwa matan pemain AC Milan dan AS Roma itu menderita detak jantung yang tidak teratur atau ekstrasistol ventrikel.

Dokumen-dokumen yang diterbitkan sekarang telah diserahkan kepada para peneliti dan pihak pengadilan setempat untuk menjalankan investigasi lebih lanjut.

Astori telah menghabiskan 14 pertandingan bersama Timnas Italia sepanjang karier profesionalnya. Dalam kurun waktu lima tahun bersama Gli Azzurri, Astori mampu menghasilkan satu gol.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Italia Lainnya Hanya di INDOSPORT

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%