INDOSPORT.COM - PSM Makassar nyaris dipermalukan tuan rumah Persiter Ternate di babak 64 besar turnamen sepak bola Piala Indonesia.
Runner up Liga 1 (kasta tertinggi bola Indonesia) 2018 ini dipaksa bermain adu penalti oleh klub yang bermain di level Liga 3 Indonesia.
Turun dengan mayoritas pemain lapis kedua, PSM Makassar sempat perkasa di babak pertama. Dua gol Zulham Zamrun menjadi bukti.
Namun di babak kedua, tuan rumah Laskar Kie Raha di luar dugaan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Hasil itu membuat pertandingan sepak bola dilanjutkan lewat babak adu penalti yang berhasil dimenangkan Hilman Syah dan kawan-kawan.
Asisten Pelatih PSM, Syamsuddin Batola mengakui anak asuhnya sempat tertekan pada babak kedua. Sehingga membuat beberapa pemainnya melakukan kesalahan yang mengakibatkan Persiter berhasil mencetak tiga gol.
"Kami mensyukuri kemenangan, walaupun dengan susah payah meraih kemenangan itu. Kelihatan pemain saya di babak kedua, sedikit tertekan dengan pola permainan Persiter yang begitu cepat," ujar Batola seusai laga pada awak media berita sport, Sabtu (22/12/18).
Batola mengatakan jika tiga gol balasan tuan rumah pada babak kedua tercipta akibat kesalahan pemain belakang PSM Makasar.
"Ada beberapa pemain saya membuat blunder. Tapi setelah itu, kami kembali membuat serangan yang cukup bagus," lanjutnya.
Tiga gol Persiter masing-masing tercipta lewat, Zhiraf Marsaoly (48', pen) dan Chalil Prasti (61', 82). Sementara tiga gol PSM diborong, Zulham Zamrun (16', 42', 77').
Di babak adu penalti, PSM Makassar berhasil menang dengan skor 6-5. Kemenangan ini mengantar PSM Makassar melangkah ke babak 32 besar Piala Indonesia.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT.COM