INDOSPORT.COM – Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, mengatakan bahwa Liga Serie A mungkin akan ditangguhkan statusnya. Hal tersebut menyusul ricuhnya laga Boxing Day antara Inter Milan vs Napoli, Kamis (27/12/18) kemarin.
Laga yang berakhir dengan kemenangan Inter 1-0 atas Napoli itu harus dinodai aksi ricuh antar suporter yang mengakibatkan empat penggemar yang ditikam dan satu fans tewas karena ditabrak dengan sebuah mobil van.
Selain itu, pemain Napoli, Kalidou Koulibaly menerima aksi rasisme dari para pendukung Nerazzurri. Hal ini membuat FIGC mempertimbangkan apakah Liga Serie A Italia akan ditangguhkan dan akan melakukan investigasi terkait aksi brutal tersebut.
Baka calon ketua FIGC, Gabriele Gravina."Menangguhkan liga? Kami sedang pertimbangkannya. Sekarang kita perlu mengambil waktu sejenak dan mengoordinasikan diri, kami memiliki masalah ketertiban umum dan hal tersebut harus segera diatasi, serta fakta dapat bermain atau tidak,” kata Gravina pada Il Messaggero.
“Saya khawatir tentang hal ini. Saya bukan seorang psikolog, tetapi jelas bahwa beberapa pemain sangat gugup di San Siro. Kejadian ini adalah hal yang serius, kami akan mendengar dari kementerian dan CONI dan kemudian baru bisa memutuskannya,” tambahnya.
"Pelecehan rasial terhadap Koulibaly? Kami tiga kali telah meminta pertandingan ditunda karena ada nyanyian rasis. Kami memeriksanya, meskipun ada yang mengatakan panggilan itu hanya dilakukan sekali. Apa yang terjadi sangat buruk, orang-orang di lapangan terlalu gugup, wasit akan dievaluasi," beber Gravina.
Kejadian ini membuat Inter Milan mendapatkan sanksi bermain di dua laga tanpa supporter dan juga dijatuhi hukuman berupa denda.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Italia Lainnya Hanya di INDOSPORT