Liga Indonesia

Igbonefo Hijrah ke Klub Thailand, Persib Bandung Alami Kebingungan

Kamis, 10 Januari 2019 17:07 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© INDOSPORT
Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung. Copyright: © INDOSPORT
Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung.

INDOSPORT.COM - Setelah mengarungi kompetisi Liga 1 (kasta tertinggi bola Indonesia) 2018, Persib Bandung kehilangan salah satu pemain andalannya, Victor Igbonefo.

Pemain sepak bola naturalisasi tersebut memilih untuk bergabung dengan tim asal Thailand, PTT Rayong FC untuk musim 2019, padahal sebelumnya ia dikontrak oleh manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) hingga tahun 2020.

Keputusan Igbonefo yang memilih pindak ke PTT Rayong FC, membuat manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar bingung. Pasalnya, pihaknya harus mencari lagi pemain sepak bola untuk mengisi posisi center bek.

Manajemen dan pelatih, menurut Umuh belum menentukan apakah akan mendatangkan pemain lokal atau asing, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Igbonefo.

Meski begitu, Radovic dan manajemen terus berkoordinasi mencari pemain sepak bola terbaik untuk menambah kekuatan di lini pertahanan Maung Bandung.

"Sampai saat ini itu yang jadi pusing buat kita dan jadi diskusi apa ngambil dari Asia atau nyari dari lokal, ini yang jadi pertimbangan," ungkap Umuh saat ditemui awak media berita sport.

Sementara itu, manajemen hingga saat ini, baru menyebutkan dua nama pemain anyar yang akan didatangkan untuk mengarungi musim 2019. Keduanya yakni, Srdan Lopicic asal Montenegro dan Esteban Vizcarra pemain naturalisasi.

Rencanannya, pada sesi latihan perdana Senin (14/01/2019), manajemen akan kembali mengumumkan pemain anyar, sekaligus pemain yang akan dipertahankan dan dilepas untuk kompetisi musim 2019.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%