Liga Indonesia

Lakukan Latihan Berat Saat Puasa, Ini Cerita Bek Persebaya Surabaya

Minggu, 12 Mei 2019 11:12 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© SURYAOnline/dya ayu
M Syaifuddin bek Persebaya Surabaya Copyright: © SURYAOnline/dya ayu
M Syaifuddin bek Persebaya Surabaya

INDOSPORT.COM - Melakoni latihan dengan porsi berat pada siang hari di lapangan merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, untuk para pemain klub yang tengah melakukan kegiatan untuk menghadapi Liga 1 2019 hal tersebut wajib untuk dihadapi. 

Persis seperti yang dijalani oleh bek andalan milik klub sepak bola Indonesia Persebaya Surabaya, M. Syaifuddin.

Harus tetap latihan pada sore hari di bulan Ramadan, tepatnya pukul 15.30 sampai  17.30 sore di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, diakui oleh Syaifuddin merupakan hal yang berat.

"Di dua hari pertama latihan awalnya memang terasa menganggu ya, tapi di hari ketiga sudah mulai beradaptasi,"

"Yang tadinya ngos-ngosan banget, jadi biasa saja. Sudah aman lah," jelasnya sambil tertawa pada Jumat (10/09/19) ketika dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

Untuk memaksimalkan latihan di bulan puasa, beberapa klub seperti Persija Jakarta dan Bhayangkara FC menjalani latihan di malam hari. Bagaimana dengan Persebaya? 

"Kalau sekarang sih nggak ada latihan malam ya, mungkin nanti ada ketika official training saat pertandingan berlangsung," ujar pria berusia 26 tahun ini. 

Ketika ditanya terkait persiapan menghadapi Liga 1 2019 yang akan segera dimulai, Syaifuddin dengan tegas menjawab siap. 

"Kami sudah siap untuk menghadapi Liga 1,"

"Meskipun persiapannya mepet, cuma kami sebagai pemain merasa sudah siap ya untuk menghadapi Liga 1 2019, karena kami menjalankan semua instruksi pelatih," tutupnya.

Cerita Rizky Saat Bertemu Riyad Mahrez di Inggris

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%