Bola Internasional

Dunia Sepak Bola Pria Harus Berani Membuka Mata Untuk Datangkan Pelatih Wanita

Selasa, 21 Mei 2019 19:32 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© ad.nl
Sepak bola pria butuh pelatih wanita. Copyright: © ad.nl
Sepak bola pria butuh pelatih wanita.

INDOSPORT.COM - Klub sepak bola pria tampaknya mulai harus terbuka untuk mendatangkan pelatih wanita.

Pada 2019 ini, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, telah secara resmi mengundurkan diri dari kursi kepelatihannya.

Ia sepertinya akan diikuti oleh beberapa pelatih yang dirumorkan bakal hengkang juga dari klub masing-masing, seperti Gennaro Gattuso, Maurizio Sarri, dan Mauricio Pochettino.

Hal-hal di atas menjadi bukti bahwa klub sepak bola pria mulai harus membuka mata mereka untuk mendatangkan pelatih wanita yang telah berpengalaman melatih klub sepak bola wanita.

Salah satu contoh yang tengah santer diperbincangkan adalah Emma Hayes yang dirumorkan bakal menggantikan posisi Sarri sebagai pelatih Chelsea

Emma sendiri merupakan pelatih klub Chelsea Wanita (Chelsea Women). Ia telah menukangi klub tersebut sejak 2012 silam dan telah berjasa mengantarkan tim tersebut ke peringkat tiga Liga Super Wanita 2018/19 dan semifinal Liga Champions Wanita 2018/19.

Bahkan, wanita berusia 42 tahun tersebut pernah mengatakan harapannya bahwa suatu saat nanti akan ada wanita yang melatih klub sepak bola pria seperti dilansir dari laman portal berita Sports Wallah.

Biasanya, pelatih pria yang baru bergabung dengan sebuah klub sepak bola akan mengikuti sistem dan permainan pelatih yang lama. Namun, dengan masuknya wanita menjadi pelatih bagi klub pria, akan terjadi perubahan pola pikir dan otomatis menciptakan kondisi permainan yang lebih baru dan segar.

Sudah ada tiga bukti bahwa wanita mampu menangani klub sepak bola pria. Pertama, Natasha Orchard-Smith yang melatih Arlesely Town, sebuah klub sepak bola dari Inggris. Kedua, Patrizia Panico yang melatih timnas Italia U-16. Ketiga, Chan Yuen-Ting yang melatih klub sepak bola pria di Liga Primer Hongkong.

Dengan tiga bukti tersebut, tampaknya tidak ada alasan lagi bagi klub-klub pria untuk mulai mencoba mendatangkan pelatih wanita yang telah berpengalaman.

Ikuti Terus Perkembangan Berita Sepak Bola Internasional Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%