Liga Indonesia

Marcio Souza, Eks Persib Bandung yang Sempat Terlibat Pengaturan Skor di Brasil

Jumat, 31 Mei 2019 13:45 WIB
Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© sidomi
Marcio Souza bersama manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. Copyright: © sidomi
Marcio Souza bersama manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.
Sempat Terlibat Pengaturan Skor di Brasil

Punya karier yang gemilang, sangat disayangkan Marcio Souza mengakhirinya dengan ditangkap aparat pada Juli 2016 lalu di Belfrord Roxo, Rio de Janiero, Brasil.

Dilansir dari portal berita olahraga Brasil, MTAgora, Marcio yang memiliki kontak dengan para bandar judi tersebut, berperan sebagai penghubung dan meyakinkan para atlet serta pelatih untuk ikut serta melakukan pengaturan skor di Liga Brasil.

Selain Marcio Souza, ada delapan orang lainnya yang juga ikut ditangkap dan diamankan kepolisian. Pesepak bola lainnya yang ditangkap adalah mantan kiper America de Sao Jose do Rio Preto, Carlos Luna.

Setelah kabar penangkapan Marcio Souza yang beredar pada awal Juli 2016, namanya pun seolah-olah hilang baik itu dari pemberitaan media Brasil atau juga di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.

Perkembangan Pemain Kesayangan Bobotoh, Marcio Souza

© INTERNET
Caption Copyright: INTERNETMarcio Souza (nomor 10) saat tengah bermain untuk Persib Bandung di pertandingan Liga 1.

Setelah pemain kesayangan Bobotoh, Marcio Souza itu ditangkap oleh aparat Brasil pada Juni 2016, ternyata sang pemain kedapatan mengunggah foto Instagram dengan kekasih barunya.

Dilihat dari akun Instagram pribadinya yang bernama @marciosouza09, dia memamerkan fotonya dengan sang kekasih, yang menurut tag bernama Gisele Christine pada Agustus 2016.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Marcio Souza (@marciosouza09) on

Postingan akun Marcio Souza yang terakhir itu bahkan juga masih ramai dikomentari oleh para pecinta sepak bola Indonesia beberapa bulan lalu.

Karier Marcio Souza di sepak bola Indonesia memang ditutup dengan pengalaman pahit usai gajinya tak terbayar oleh Perseman Manokwari ditambah keterlibatan di kasus pengaturan skor di Brasil. 

Namun penampilan apiknya yang telah menghibur para pecinta sepak bola Indonesia selama kurang lebih delapan tahun, patut diapresiasi dan dikenang oleh klub-klub seperti Persela, Semen Padang, Arema dan Persib Bandung.