Liga Indonesia

Serius Gunakan VAR, PSSI Segera Maju ke Kongres Tahunan FIFA di Paris

Jumat, 31 Mei 2019 21:55 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Indra Citra Sena
© Arif Rahman/INDOSPORT
Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat menghadiri pembukaan Elite Pro Academy Liga 1 Indonesia U-16 musim 2019 di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (19/4/19). Foto: Arif Rahman/INDOSPORT Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat menghadiri pembukaan Elite Pro Academy Liga 1 Indonesia U-16 musim 2019 di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (19/4/19). Foto: Arif Rahman/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Induk sepak bola Indonesia, PSSI, tampak serius menerapkan Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1, bahkan akan melaporkan hal ini di Kongres Tahunan FIFA di Paris pada 5 Juni mendatang.

PSSI melalui Exco memang merekomendasikan penggunaan VAR di Liga 1. PSSI lantas menugaskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk mengkaji penggunaan teknologi tersebut Liga 1. 

"Saat ini PSSI menugaskan kepada PT LIB untuk membuat kajian resmi terkait dua hal. Pertama infrastrutur dan anggaran penggunaan VAR," ucap Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, Jumat (31/5/19).

"Sementara itu, kesekretariatan jendral PSSI menerima tugas dari exco untuk melakukan kajian terkait regulasi. Terdapat dasar-dasar regulasi FIFA yang harus dipatuhi sebelum kami menempuh kebijakan penggunaan VAR," jelas perempuan asal Serang, Banten, ini.

Memang bukan tanpa alasan bagi PSSI untuk mempelajari regulasi FIFA. Sebab, memang ada persyaratan minimal terkait lisensi wasit untuk mengoperasikan VAR dalam sebuah pertandingan resmi.

"Sebelum menggunakan VAR ada regulasi seperti jumlah minimal lisensi wasit yang mengoperasikan teknologi ini. Ada dua kajian yang harus kami selesaikan dalam waktu singkat," jelas Tisha.

Dara berkacamata ini menambahkan bahwa untuk menunjukkan keseriusan permasalahan VAR di Indonesia dia akan membawa masalah ini ke FIFA dan melaporkannya saat menghadiri Kongres tahunan di Paris.
 
"Dalam waktu tiga bulan ke depan sudah harus ada kemajuan. Nanti secara personal saya akan daftarakan ke FIFA dalam kongres pada 5 Juni bahwa Indonesia ingin menerapkan penggunaan VAR," tandasnya.