Liga Indonesia

Libur Lebaran ala Kiper PSIS Semarang di Kabupaten Pati

Selasa, 4 Juni 2019 19:40 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Joko Ribowo, kiper PSIS Semarang. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Joko Ribowo, kiper PSIS Semarang.

INDOSPORT.COM - Momen lebaran biasanya dijadikan momen berkumpul dan melepas kangen bersama keluarga. Hal ini juga berlaku bagi para senimat kulit bundar yang harus mencari nafkah ke keluar daerah.

Pada Hari Raya Idulfitri tahun ini yang tepat pada tanggal 5 Juni 2019, para pemain sepak bola juga akan merayakan kehangatan bersama keluarga dan menikmati hidangan khas daerah masing-masing. Untuk itu, para pesepak bola diharuskan mudik ke kampung halaman.

Selain dengan keluarga, ternyata momen libur lebaran juga dijadikan beberapa pemain sepak bola untuk bersilaturahmi. Namanya pesepak bola cara berkumpulnya juga tidak jauh-jauh dari yang namanya olahraga seperti ada di Kabupaten Pati yang memiliki beberapa pemain profesional.

“Biasanya kami pergi ke gym atau cari keringat bareng anak-anak lokal Pati main sepak bola untuk menyambung silaturahmi,” ujar kiper PSIS Semarang Joko Ribowo kepada INDOSPORT Minggu (2/6/2019).

“Namanya pemain bola kumpulnya yang sehat-sehat untuk berolahraga,” tambah mantan kiper Arema FC tersebut.

Sudah bukan hal baru bagi anak-anak Kabupaten Pati saat lebaran berkumpul dengan rekan seprofesinya. Selain Joko Ribowo, ada nama Rudi Widodo (PSS Sleman) dan Wawan Febrianto (Tira Persikabo) yang berasal dari tim Liga 1.

Waktu libur lebaran memang banyak pilihan untuk diisi dengan kegiatan positif, manfaat dari silaturahmi yang paling penting apalagi jika bisa dikemas secara sehat seperti main sepak bola atau pergi ke tempat kebugaran bersama seperti yang dilakukan beberapa pemain sepak bola di Pati tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%