Liga Indonesia

Penginapan Pemain Muda Memprihatinkan Saat Lawan Persija, Netizen Serang Akun PSS

Senin, 24 Juni 2019 11:09 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Kondisi prihatin pemain PSS Sleman U-16 dan U18 tinggal di Jakarta dengan rumah kecil diisi 40 orang lebih. Twitter/@babarsari1976

INDOSPORT.COM – Tim sepak bola PSS Sleman U-16 dan U-18 yang mengikuti Elite Pro Academy mendapat nasib kurang beruntung saat bertandang ke Jakarta menghadapi tuan rumah Persija, Minggu (23/6/2019) sore.

Secara hasil mereka sebenarnya mendapat hasil yang lumayan. Hal ini karena kedua tim sama-sama berhasil mencuri satu poin dengan menahan imbang Macan Kemayoran muda dengan skor 2-2 dan 1-1, walaupun sehari sebelumnya Elang Jawa U-16 kalah dengan skor 0-2.

Hal memprihatinkan yang terjadi pada PSS U-16 dan U-18 yakni kondisi penginapan mereka selama berada di Jakarta. Dilansir dari akun twitter @babarsari1976, kondisi tempat tinggal mereka seperti rumah kontrakan dan para pemain sepak bola muda tersebut terpaksa tidur di ruang tamu dengan alas seadanya.

Kondisi prihatin pemain PSS Sleman U-16 dan U18  tinggal di Jakarta dengan rumah kecil diisi 40 orang lebih. Copyright: Twitter@Babarsari1976Kondisi prihatin pemain PSS Sleman U-16 dan U18 tinggal di Jakarta dengan rumah kecil diisi 40 orang lebih.
Kondisi prihatin pemain PSS Sleman U-16 dan U18  tinggal di Jakarta dengan rumah kecil diisi 40 orang lebih. Copyright: Twitter@Babarsari1976Kondisi prihatin pemain PSS Sleman U-16 dan U18 tinggal di Jakarta dengan rumah kecil diisi 40 orang lebih.

Mengetahui kondisi penginapan tersebut, para netizen yang juga fans klub promosi asal Daerah Istimewa Yogyakarta langsung memberi komentar negatif ke akun @pssleman saat mengunggah hasil pertandingan Elite Pro Academy.

“Duhai PT. PSS Sleman tolong perbaiki tempat istirahat Elang Muda dong, biar istirahatnya maksimal dan mainnya pun bisa maksimal,” ujar akun @iqbalbaha73.

“Bangga bisa mendapatkan satu poin, tapi tidak bangga atas ketidaknyamanan mereka yang berjuang di lapangan,” tulis akun @andriyntt_.

“Terima kasih sudah memberi pelayanan fasilitas kepada pemain PSS dengan apa adanya tanpa memanusiakan manusia,” tulis akun @arfiannp.

Hal kurang mengenakkan ternyata juga tidak terjadi kepada pemain PSS usia muda, beberapa waktu sebelumnya manajer akademi Johannes Sugianto yang mengeglola tim untuk Elite Pro Academy juga diserang oknum suporter setelah laga melawan Bhayangkara FC.

Hal-hal seperti ini sudah seharusnya tidak ada dalam kasus sepak bola profesional di Indonesia. Baik pemain maupun semua pihak yang terlibat dalam industri kulit bundar harus mendapat perlakukan yang layak.

IDS Emoticon Suka
Suka
25%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
25%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%